Lagi-lagi Helikopter Militer AS Jatuh, Dua Tentara Tewas

Minggu, 08 April 2018 - 05:03 WIB
Lagi-lagi Helikopter...
Lagi-lagi Helikopter Militer AS Jatuh, Dua Tentara Tewas
A A A
WASHINGTON - Dua tentara Amerika Serikat (AS) tewas dalam kecelakaan helikopter militer di fasilitas pelatihan Fort Campbell di negara bagian Kentucky. Insiden ini menambah daftar rentetan kecelakaan pesawat militer termasuk jet tempur F-16 dalam beberapa hari terakhir yang juga memakan korban jiwa.

Otoritas militer AS di Fort Campbell dalam sebuah pernyataan hari Sabtu waktu setempat mengonfirmasi bahwa helikopter militer jenis Apache jatuh di area pelatihan.

"Pada sekitar 21.50 Jumat malam, dua tentara dari 101 Aviat Aviation Brigade (Divisi Airborne ke-101) tewas dalam kecelakaan helikopter Apache AH-64E di area pelatihan lokal di Fort Campbell. Nama korban tidak akan dirilis sampai 24 jam setelah pemberitahuan keluarga terdekat selesai," bunyi pernyataan militer.

"Ini adalah hari kesedihan bagi Fort Campbell dan Airborne ke-101," imbuh Brigadir Jenderal Todd Royar, wakil komandan jenderal Divisi Airborne ke-101.

Investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan maut ini sedang diluncurkan.

Ketua Komite Layanan Bersenjata Parlemen AS, Mac Thornberry, menyebut kematian dua tentara dalam kecelakaan helikopter Apache di Kentucky sangat memilukan, terlebih hanya berselang beberapa hari dari rentetan insiden serupa .

"Berduka atas hilangnya para pria dan wanita kami yang berseragam," katanya."Kematian tragis pasukan yang tewas dalam kecelakaan penerbangan selama sebulan terakhir sangat memilukan," ujarnya.

"Apa yang telah terbukti bagi saya untuk beberapa waktu sekarang menjadi jelas bagi rakyat Amerika. Kesiapan militer kita berada pada titik krisis," katanya.

Komentar Thornberry muncul setelah serangkaian kecelakaan udara militer AS dalam beberapa hari terakhir. Total sudah ada tujuh anggota layanan militer AS tewas dalam rentetan kecelakaan pesawat jet tempur dan helikopter militer.

Dia menekankan kepada Pentagon untuk menjadikan rentetan kasus kecelakaan ini sebagai prioritas tertinggi.

"Kongres memberikan suara untuk memberi pasukan kami dana yang mereka butuhkan untuk mulai mengubah krisis ini," katanya, seperti dikutip CNN, Minggu (8/4/2018). "Tidak ada prioritas yang lebih tinggi untuk Departemen Pertahanan ketimbang memastikan bahwa pesawat kami aman dan pilot mendapatkan pelatihan yang mereka butuhkan."
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
1 jam yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
1 jam yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
2 jam yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
2 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
2 jam yang lalu
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved