Iran Keukeh Tolak Program Rudal Balistiknya Dibawa ke Meja Perundingan

Jum'at, 23 Maret 2018 - 16:35 WIB
Iran Keukeh Tolak Program...
Iran Keukeh Tolak Program Rudal Balistiknya Dibawa ke Meja Perundingan
A A A
TEHERAN - Juru bicara Departemen Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi mengatakan negaranya tidak berniat untuk terlibat dalam negosiasi mengenai program rudal balistik. Iran juga menolak sikap internasional terhadap kebijakan regional Tehran.

Qasemi juga mengkritik posisi Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian setelah kunjungannya ke Teheran. Le Drian mengisyaratkan mencurigai peran Iran di wilayah Prancis selama pertemuan tingkat menteri Uni Eropa di Brussels.

"Tidak ada masalah yang tidak diketahui atau dipertanyakan dalam kebijakan regional Iran," katanya.

"Iran tidak membahas masalah pertahanan dan isu-isu internal lainnya dari keamanan nasional di meja perundingan dengan orang lain," imbuhnya seperti dikutip dari Asharq al-Awsat, Jumat (23/3/2018).

Qasemi mendepresiasi posisi menteri Prancis. Ia menekankan bahwa mengangkat isu-isu tersebut, yang tidak berdasar, bukanlah hal baru.

Ia menunjukkan bahwa pihak Iran telah memberi pengarahan kepada Le Drian secara “terus terang” tentang sikap Teheran dalam berbagai isu global dan regional. Ia menambahkan bahwa kebijakan regional Iran sangat transparan dan jelas dan dapat dilihat oleh semua orang.

"Teman-teman Prancis harus melihat lebih hati-hati pada isu-isu regional dan di Iran," sarannya.

Qasemi mengomentari ketaatan Prancis pada perjanjian nuklir seraya menyerukan untuk menghadapi peran regional Tehran dan program rudal balistiknya.

Dia mengatakan bahwa menteri luar negeri Prancis telah mengulangi pernyataan salah yang sama tentang negosiasi atas program rudal.

"Kebijakan pertahanan Iran sangat jelas, akurat dan berdasarkan pada kepentingan nasional rakyat Iran dan tidak menargetkan negara lain," tegas pejabat Iran itu.

Ia menekankan bahwa pengembangan rudal balistik adalah hak alami untuk memenuhi kepentingan nasional dan meningkatkan kebijakan pertahanan dengan cara yang tidak memungkinkan orang lain untuk menyerang Iran.
(ian)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
2 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
4 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
4 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
6 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
7 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
8 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved