23 Perwakilan Kota Hadiri Pertemuan GNMC di Argentina

Sabtu, 17 Maret 2018 - 15:36 WIB
23 Perwakilan Kota Hadiri...
23 Perwakilan Kota Hadiri Pertemuan GNMC di Argentina
A A A
SANTA CRUZ - Sebanyak 23 perwakilan kota dari 12 negara ikut ambil bagian dalam pertemuan Global Network Magellans Cities (GNMC) ke-7 di Puerto Santa Cruz, Argentina, 11-18 Maret. Mereka membahas pematangan rencana ekspedisi laut terbesar sepanjang sejarah, yakni 500 tahun Napak Tilas Magelhaens.

Delegasi Indonesia sendiri diwakili Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Pusat dan Pemerintah Kota Tidore. Mereka adalah Ketua Umum KSBN Pusat Hendardji Soepandji, Kabid Luar Negeri KSBN Pusat Siti Aryanti, Ratna Rosita, Sekretaris Daerah Pemkot Tidore Thamrin Fabanyo, dan Staf DInas Pariwisata Pemkot Tidore Herlina.

Menurut Hendardji, dalam pertemuan itu diputuskan bahwa rombongan ekspedisi napak tilas Magelhaens akan dimulai pada 20 September 2019 di Kota Sevilla, Spanyol. Waktu keberangkatan itu juga disesuaikan jadwal perjalanan Magelhaens, 500 tahun lalu.

Saat itu, Magelhaens didampingi kapten dagang asal Spanyol yang juga navigatornya, Juan Sebastian Elcano, dan penulis jurnal asal Spanyol Antonio Pigafetta, yang menuliskan semua perjalanannya, bertolak dari Spanyol pada 1519 guna mencari rempah-rempah di Maluku. Dia berangkat beserta 270 kru dari beberapa negara seperti Portugal, Spanyol, Italia, Jerman, Belgia, Yunani, Inggris, dan Prancis.

Dia berangkat melalui jalur barat menuju Amerika Selatan dengan lima armada kapal, yakni Trinidad, San Antonio, Concepción, Victoria, dan Santiago. Puncaknya, mereka tiba di Tidore, Maluku Utara, pada 1521.

Karena itu, Napak Tilas Ekspedisi Magelhaens pun akan berlangsung sekitar dua tahun, yakni pada 2019-2021 dengan melewati 23 kota di 12 negara, yakni Spanyol, Portugal, Italia, Afrika Barat, Amerika Serikat, Brasil, Uruguay, Argentina, Chile, Filipina, Brunei Darussalam, dan terakhir Indonesia.

“Adapun mengenai teknis pelaksanaan masih akan dibahas dalam dua pertemuan berikutnya, yakni di Praia, Afrika Selatan, pada Oktober 2018, dan Indonesia pada April 2019,” ujar Hendardji, dalam siaran persnya.

Hendardji menegaskan, kota di Indonesia yang akan dilalui ekspedisi laut terbesar itu adalah Tidore di Maluku Utara. Bahkan, rombongan ekspedisi akan berada di kawasan tersebut selama 40 hari, yakni mulai 8 November hingga 18 Desember 2021.
(esn)
Berita Terkait
Jelang Indonesia vs...
Jelang Indonesia vs Argentina, Lalu Lintas Sekitar GBK Macet
Melihat Suasana Antrean...
Melihat Suasana Antrean Penukaran Tiket Timnas Indonesia Vs Argentina
Diguyur Hujan Deras,...
Diguyur Hujan Deras, Penonton Indonesia vs Argentina Mulai Berdatangan
Highlight Argentina...
Highlight Argentina Bungkam Timnas Indonesia 0-2 dengan Gol Indah
Harga Tiket Indonesia...
Harga Tiket Indonesia vs Argentina, Termurah Rp600.000 Duduk di Mana?
Lebih dari 5.000 Personel...
Lebih dari 5.000 Personel Polisi Diterjunkan Amankan Pertandingan Indonesia Vs Argentina
Berita Terkini
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
24 menit yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
1 jam yang lalu
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
2 jam yang lalu
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
2 jam yang lalu
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
3 jam yang lalu
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
4 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved