Turki: Pengumuman Pemindahan Kedubes ke Yerusalem Sangat Mengkhawatirkan

Minggu, 25 Februari 2018 - 18:55 WIB
Turki: Pengumuman Pemindahan...
Turki: Pengumuman Pemindahan Kedubes ke Yerusalem Sangat Mengkhawatirkan
A A A
ANKARA - Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan, pengumuman pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Israel ke Yerusalem sangat mengkhawatirkan. AS mengumumkan akan memindahkan kedutaan mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem pada pertengahan Mei mendatang.

"Turki akan terus berupaya keras bersama dengan mayoritas masyarakat internasional untuk melindungi hak-hak sah rakyat Palestina dalam menanggapi keputusan AS yang sangat mengkhawatirkan ini," kata Kemlu Turki, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (25/2).

Kemlu Turki kemudian menuturkanbahwa AS membuktikan dengan pernyataan terakhir bahwa mereka tidak mendengar, atau tidak ingin mendengarkan, masyarakat internasional, yang posisinya tercermin dalam pernyataan Organisasi Kerjasama Islam OKI dan resolusi Majelis Umum PBB.

Sebelumnya diwartakan, Wakil Menteri Luar Negeri untuk Diplomasi Publik AS, Steven Goldstein, pada hari Jumat mengumumkan bahwa pada tanggal 14 Mei AS akan memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem. Tanggal pemindahan itu dikenal sebagai Hari Kemerdekaan Israel atau Naqba yang menjadi bencana bagi orang-orang Palestina.

Menurut Goldstein, Menteri Luar Negeri Rex Tillerson pada Kamis malam menyetujui rencana pengamanan “sebuah fasilitas” di Yerusalem. ”Kami melihat itu sebagai tanggal yang mungkin, tapi keamanan marinir serta orang lain yang berkunjung dan bekerja di sana adalah yang utama,” kata Goldstein.

Dalam perencanaan itu, Duta Besar AS untuk Israel, David Friedman, akan memindahkan kantor dan staf kecil yang terdiri dari empat hingga lima orang ke sebuah bangunan yang dikenal sebagai The Diplomat Hotel.

Menurut laporan media Israel, bangunan itu dibeli oleh Departemen Luar Negeri AS pada tahun 2014. Reshet TV, stasiun televisi Israel melaporkan, warga di lingkungan Arnona di gedung tersebut melihat ada pekerja yang mengantarkan peti kayu dan perabotan ke sana dalam beberapa pekan terakhir.

Masih menurut perencanaan yang dipaparkan Goldstein, gedung kedubes AS yang saat ini berada di Tel Aviv akan berganti nama menjadi konsulat AS, dan akan terus menampung sebagian besar staf diplomatik AS di Israel.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
1 jam yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
1 jam yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
2 jam yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
4 jam yang lalu
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
6 jam yang lalu
Infografis
7 Nama Sangat Diperhitungkan...
7 Nama Sangat Diperhitungkan Jadi KSAD Pengganti Maruli Simanjuntak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved