Trump Isyaratkan Bakal Larang Game dan Film dengan Kekerasan

Jum'at, 23 Februari 2018 - 14:58 WIB
Trump Isyaratkan Bakal...
Trump Isyaratkan Bakal Larang Game dan Film dengan Kekerasan
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengisyaratkan akan melarang video game dan film yang mengandung kekerasan. Hal itu dilakukan untuk mencegah penembakan di sekolah.

Berbicara pada sebuah pertemuan dengan anggota parlemen negara, Trump menyiratkan bahwa anak-anak muda dapat mengakses keduanya dengan sangat mudah sementara pikiran mereka masih berkembang.

"Saya mendengar semakin banyak orang melihat tingkat kekerasan dalam video game benar-benar membentuk pemikiran anak muda," kata Trump saat berbicara dengan Jaksa Agung Florida Pam Bondi.

"Dan kemudian Anda melangkah lebih jauh, dan itulah adalah film. Anda melihat film-film ini, dan mereka sangat kasar sehingga anak-anak dapat melihat film jika seks dilarang, tapi pembunuhan itu tidak, dan mungkin kita perlu memberi sistem penilaian untuk itu," sambungnya.

"Faktanya adalah bahwa Anda sedang menonton film, sangat kejam, pembunuhan dan hal lainnya, dan kita mungkin harus memikirkannya," tukasnya seperti dikutip dari Metro, Jumat (23/2/2018).

Trump mengungkapkan kekhawatirannya beberapa jam setelah memuji NRA sebagai "orang-orang hebat" di Twitter.

Tindakan pengendalian senjatanya termasuk membatasi penjualan senjata api sampai di bawah 21, dan pemeriksaan latar belakang yang lebih ketat pada mereka yang ingin membeli pistol.

Trump juga menyarankan untuk mempersenjatai para guru pada pertemuan dengan korban dan orang tua korban penembakan. Menurutnya itu dapat mencegah aksi penembakan di sekolah sebelum pelaku dapat melakukan kerusakan lebih jauh.

Baca juga:
Trump Ingin Guru Sekolah Dipersenjatai


Trump mendapat tekanan untuk melakukan tindakan setelah aksi penembakan di SMA Marjory Stoneman Douglas di Parkland, Florida, minggu lalu.

Mantan siswa sekolah itu Nikolas Cruz (19) membunuh 14 siswa dan tiga staf sekolah dengan senjata serbu semi otomatis AR-15 yang diperoleh secara legal.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
30 menit yang lalu
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
1 jam yang lalu
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
1 jam yang lalu
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
3 jam yang lalu
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
5 jam yang lalu
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
6 jam yang lalu
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved