Pengamat: ULMWP Sulit Jadi Anggota MSG

Selasa, 20 Februari 2018 - 16:21 WIB
Pengamat: ULMWP Sulit...
Pengamat: ULMWP Sulit Jadi Anggota MSG
A A A
JAYAPURA - Dosen Hubungan Internasional Fakuktas Ilmu Politik Universitas Cenderawasih Marinus Yaung menganggap upaya United Liberation Movement of West Papua (ULMWP) untuk menjadi anggota penuh di forum Melanisea Speardhead Group (MSG) sulit dilakukan.

Menurutnya hal itu disebabkan oleh peran Indonesia dalam kelompok yang beranggotakan lima negara dan kawasan di Pasifik cukup kuat. Negara-negara itu adalah Fiji, Kepulauan Salomon, Papua Nugini, Vanuatu dan FLNKS Kaledonia Baru. Terlebih lagi, penyelenggaraan KTT MSG ke-21 diadakan di Port Moresby, Papua Nugini pekan lalu.

"Ketua MSG itu Perdana Mentri Fiji dan Papua Nugini serta tempat pelaksanaan KTT-nya di Suva, Fiji atau di Port Moresby, Papua Nugini, maka ULMWP sedang berhadapan langsung dengan Indonesia karena kedua negara MSG tersebut saat ini berstatus sebagai 'family dekat' Indonesia," tegas Marinus, Jayapura, Selasa (20/2/2018).

Dengan status itu, tegas dia, ULMWP yang disebut juga Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat akan menghadapi kesulitan. "Karena Papua Nugini dan Fiji itu family dekat Indonesia jadi peluang ULMWP masih agak sulit menjadi full member of MSG dalam KTT MSG tahun 2018 ini," katanya.

Apa yang dikatakannya itu, kata Marinus, berdasar atas sudut pandang teori hegemoni dalam hubungan internasional. "Dari pendekatan Hubungan Internasional, memang hegemoni Indonesia cukup kuat di Pasifik Selatan. Tapi perilaku sebuah negara tidak dibentuk oleh satu variabel saja, misalnya variabel kepentingan. Ada variabel lain yang turut mempengaruhi perilaku suatu negara, yakni variabel ideologi, identitas budaya dan intensi bersama," ulasnya.

Sementara variabel ideologi Melanesian Way atau Melanesian Brotherhood dan variabel identitas budaya Melanesia belum dikelola baik, Indonesia terus menggencarkan variabel kepentingan ekonomi dan pembangunan.

"Inilah yang harus dikelola secara maksimal oleh ULMWP untuk bisa mempengaruhi keputusan status keanggotaan penuhnya di MSG. Indonesia gencar dengan membawa variabel ekonomi dan pembangunan," ujarnya.

Diketahui, ULMWP terus gencar berupaya melobi keanggotaan penuh MSG. Padahal MSG adalah forum regional yang hanya beranggotakan negara-negara Melanisea yang berdaulat termasuk didalamnya Indonesia. ULMWP sendiri merupakan organisasi politik yang ingin memisahkan diri dari Indonesia.

Sementara seperti dikutip radionz.co.id, peran Indonesia selaku associate member di MSG cukup kuat. Bahkan dukungan keuangan diberikan saat MSG mengalami kesulitan termasuk kontribusi tahunan. Hal ini dikatakan Juru Bicara Kedutaan Besar RI di Australia, Sade Bimantara.

"Kami telah memberikan kontribusi tahunan kami, terlebih lagi kami juga membantu sekretariat dalam pengadaan kendaraan dan barang lainnya untuk sekretariat mereka," katanya.
(esn)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
1 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
2 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
3 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
4 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
5 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
6 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved