Modernisasi Militer China Menantang Dominasi Udara AS

Kamis, 15 Februari 2018 - 08:57 WIB
Modernisasi Militer...
Modernisasi Militer China Menantang Dominasi Udara AS
A A A
WASHINGTON - Modernisasi persenjataan militer China telah menantang dominasi udara Amerika Serikat. Demikian penilaian kelompok think tank International Institute for Strategic Studies (IISS) dalam laporan terbarunya.

Menurut IISS, militer China telah menunjukkan dirinya sebagai kekuatan angkatan laut yang tangguh.

Dalam siaran pers untuk laporan tahunan “Military Balance” yang diterbitkan pada hari Rabu, IISS menyoroti modernisasi yang cepat dari Angkatan Darat dan Angkatan Laut China dan menggambarkan kemajuan Beijing dalam pertahanan kedirgantaraan sebagai hal yang “luar biasa”.

”Perkembangan senjata China yang berkembang dan kemajuan teknologi pertahanan yang lebih luas berarti bahwa hal itu telah menjadi inovator pertahanan global dan tidak hanya mengejar Barat,” kata Dr. John Chipman, Direktur Jenderal dan Chief Executive IISS.

Pesawat jet tempur tempur China, Chengdu J-20, telah jadi sorotan dunia karena akan memasuki layanan skuadron garis depan pada tahun 2020. Pesawat jet tempur generasi kelima itu, menurut IISS, membahayakan monopoli AS atas pesawat tempur stealth-nya.

Laporan tersebut juga menyoroti arsenal rudal China yang berkembang, termasuk rudal air-to-air PL-15 yang kemampuannya telah diperluas. Rudal tersebut diyakini dilengkapi dengan radar array yang dipindai secara elektronik—sebuah teknologi yang telah berhasil digunakan untuk rudal air-to-air oleh hanya segelintir negara di dunia.

”Kemajuan ini adalah bagian dari kekuatan Angkatan Udara China untuk bisa menantang lawan di wilayah udara. Selama tiga dekade terakhir, dominasi udara telah menjadi keuntungan utama bagi AS dan sekutu-sekutunya. Ini tidak bisa lagi diasumsikan (seperti itu),” tulis Chipman, dalam laporan IISS yang dikutip Kamis (15/2/2018).

Masih menurut laporan tersebut, Beijing juga memiliki ambisi yang sama untuk Angkatan Laut-nya. Menurut Chipman, sejak tahun 2000, China telah membangun lebih banyak kapal selam, kapal perusak, dan korvet dari gabungan Jepang, Korea Selatan dan India.

Tonase total kapal perang baru yang diluncurkan oleh China dalam empat tahun terakhir saja secara signifikan lebih besar daripada total tonase seluruh Angkatan Laut Prancis.

Dengan kekutan Angkatan Laut-nya yang berkembang pesat, China berubah menjadi kekuatan militer global. IISS menyatakan, pangkalan baru China di Djibouti akan memungkinkan lebih banyak penempatan Angkatan Laut Beijing.
(mas)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
Berita Terkini
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
1 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
2 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
3 jam yang lalu
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
5 jam yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved