Dubes Iran: Israel Harus Sadar Zaman Telah Berubah

Selasa, 13 Februari 2018 - 04:25 WIB
Dubes Iran: Israel Harus...
Dubes Iran: Israel Harus Sadar Zaman Telah Berubah
A A A
JAKARTA - Iran menyatakan, kegaduhan yang dibuat Israel mengenai peran Iran di Suriah disebabkan karena Israel kaget dengan reaksi Suriah. Beberapa waktu lalu, militer Suriah menembak jatuh jet tempur Israel yang melakukan operasi di wilayah Suriah.

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Valiollah Mohammadi mengatakan, Israel adalah sebuah rezim yang sejak era 1960-an kerap membuat berbagai macam peristiwa menyedihkan di kawasan Timur Tengah, suka melakukan serangan-serangan di berbagai negara Islam, khususnya negara-negara Arab, dan melakukan pendudukan terhadap negara-negara Arab.

Menurut Mohammadi, salah satu penyebab persoalan utama yang dihadapi negara-negara Islam dan umat Islam adalah rezim Zionis Israel. Bertahun-tahun rezim Zionis Israel melakukan penyerangan terhadap negara-negara Muslim.

"Mereka menduduki negara-negara Muslim, dan tidak pernah mendapatkan reaksi apapun. Sampai pada peristiwa yang terjadi di Suriah memberikan reaksi dan membalas serangan yang dilakukan oleh rezim Israel terhadap kawasannya," ucap Mohammadi.

"Setelah rezim Zionis Israel melihat adanya balasan, Israel menuduh bahwa pesawatnya dijatuhkann atas kerjasama Suriah dan Iran. Kali ini berbeda dengan yang sebelumnya, di mana Israel hanya menyerang dan pesawat-pesawatnya kembali ke wilayah pendudukan dengan selamat. Tapi kali ini berbeda, pesawat mereka dijatuhkan oleh Suriah, tentu mereka tidak senang dengan keadaan ini. Maka oleh sebab itu mereka membuat ini menjadi sangat ramai," sambungnya.

Mohammadi menambahkan, Israel harusnya sudah sadar bahwa saat ini zaman telah berubah. Menurutnya, kini tidak akan ada negara yang diam saat diganggu oleh negara lain.

"Tentu mereka tidak senang pesawatnya dijatuhkan, tapi ini reaksi dari negara-negara Islam. Israel sekarang harus sadar bahwa zaman sudah berubah. Mereka tidak bisa lagi melakukan serangan terhadap negara-negara Islam dan kembali ke daerah pendudukan dengan selamat," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Pertemuan Bilateral,...
Pertemuan Bilateral, Indonesia-Iran Bahas Geopolitik Dunia
Perkuat Kerja Sama,...
Perkuat Kerja Sama, Menteri Johnny : Indonesia - Iran Akan Terbitkan Prangko Peringatan Hubungan Bilateral
Indonesia-Venezuela...
Indonesia-Venezuela Serukan Penguatan Hubungan Bilateral
Tingkatkan Hubungan...
Tingkatkan Hubungan Bilateral, PM Jepang Kunjungi Indonesia
China Pilih Jaga Kesepakatan...
China Pilih Jaga Kesepakatan Nuklir Iran, Bela Hubungan Bilateral
Pentingnya Membangun...
Pentingnya Membangun Pemahaman Kerjasama Bilateral Indonesia-China
Berita Terkini
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
43 menit yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
1 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
2 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
3 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
4 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved