Bilang Australia Bukan Negara ke Mahasiswa, Profesor AS Dipecat

Minggu, 11 Februari 2018 - 14:00 WIB
Bilang Australia Bukan...
Bilang Australia Bukan Negara ke Mahasiswa, Profesor AS Dipecat
A A A
WASHINGTON - Sebuah kampus Amerika Serikat (AS) memecat seorang profesor setelah menyatakan Australia bukan negara tapi sebuah benua. Sang profesor bahkan hendak melakukan penelitian independen terhadap masalah tersebut.

Southern New Hampshire University memecat seorang dosen wanita, yang identitasnya dirahasiakan, atas pengaduan seorang mahasiswa sosiologi bernama Ashley Arnold. Pengaduan itu bermula ketika Arnold tidak lulus dalam sebuah tugas. Tugas itu mengharuskan mahasiswa membandingkan norma sosial antara AS dengan negara lain.

Arnold pun memilih Australia untuk dijadikan negara pembanding untuk tugasnya. Namun betapa terkejutnya Arnold ketika ia dinyatakan gagal karena sang dosen percaya bahwa Australia adalah sebuah benua, bukan negara.

"Awalnya saya pikir itu lelucon; ini tidak bisa nyata. Kemudian saat saya terus membaca, saya menyadari bahwa ini nyata," katanya kepada BuzzFeed News.

"Dengan tingkat pendidikannya, keahliannya, siapa yang tidak tahu Australia adalah negara? Jika dia ragu atau mempertanyakannya, mengapa dia tidak mencarinya di Google untuk dirinya sendiri," imbuhnya seperti dikutip dari RT, Minggu (11/2/2018).

Arnold kemudian mengirimkan serangkaian email berisi referensi dari perpustakaan sekolah kepada sang profesor. Tujuannya adalah membantu sang dosen dan menjelaskan bahwa Australia adalah sebuah benua dan negara. Arnold bahkan merujuknya ke bagian halaman web pemerintah Australia yang berjudul "About Australia" yang mengatakan Australia adalah sebuah benua dan negara terbesar keenam di dunia (7.682.300 km per segi).

Namun, dosen wanita dengan gelar profesor dalam bidan filsafat itu masih belum yakin. Ia bahkan mengatakan perlu melakukan penelitian mengenai masalah benua atau negara tersebut.

Setelah meninjau makalah Arnold, sang profesor memberinya nilai B+, namun tidak pernah meminta maaf. Ia hanya mengakui bahwa ia memiliki kesalahpahaman tentang perbedaan antara Australia sebagai negara dan benua.

Kaget dengan alasan dosen tersebut, Arnold pun kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak universitas tersebut. Pengaduan itu berujung pada pemecatan sang profesor dan permintaan maaf secara formal kepada Arnold dan semua warga Australia.

"Kami sangat menyesali interaksi antara profesor kami dan mahasiswanya. Kami telah meminta maaf kepada Arnold, mengganti dosennya dan mengembalikan uang kuliahnya untuk kursus ini," kata SNHU di Twitter.

"Bagi teman-teman di Australia, kami tahu bahwa Anda adalah seorang negara dan benua, semoga sukses di Olimpiade!" demikian pernyataan itu.

Sebagai kompensasi, presiden SNHU Paul LeBlanc memberikan Arnold boneka koala dan tiket pulang pergi ke Australia. Dengan tawaran yang begitu murah hati itu, Arnold pun mentweet: "SNHU menangani masalah saya dengan sangat baik dan saya bangga menjadi seorang pelajar."
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
1 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
2 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
3 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
4 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved