Disambangi Komisioner HAM PBB, Menlu: Bukan karena Ada Masalah HAM di RI

Senin, 05 Februari 2018 - 15:28 WIB
Disambangi Komisioner...
Disambangi Komisioner HAM PBB, Menlu: Bukan karena Ada Masalah HAM di RI
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi menegaskan bahwa kunjungan Komisioner Tinggi HAM PBB Zeid Ra'ad al-Hussein tidak serta merta menunjukkan sedang ada masalah HAM di Indonesia.Menurut Retno, kunjungan Zeid karena diundang pemerintah Republik Indonesia (RI).

Penegasan Menlu Retno itu disampaikan saat membuka Jakarta International Conversation on Human Rights, sebuah diskusi HAM di kantor Kemlu Indonesia, Senin (5/2/2018).

”Biasanya beliau datang karena ada suatu masalah di negara tersebut. Akan tetapi, kali ini diundang langsung oleh pemerintah,” ucap Retno.

Menlu Retno mengatakan, 70 tahun setelah Deklarasi Universal HAM disepakati dan ditandatangani di Paris, prinsip-prinsip yang terkandung di dalamnya masih sangat penting dan relevan. Sebab, lanjut dia, dunia saat ini menghadapi berbagai bentuk kejahatan HAM.

”Kita bisa melihat akibat-akibat dari pelanggaran HAM seperti misalnya di Eropa yang terjadi gelombang pengungsi. Pelanggaran dan kejahatan terhadap HAM dapat menciptakan ketegangan yang pada akhirnya menjadi konflik,” katanya.

Diplomat top Indonesia ini menambahkan, pada praktiknya tidak ada satu negara pun yang sempurna dalam perlindngan HAM. Namun, tentu semua negara sedang berusaha untuk mencapai standar tersebut, termasuk Indonesia.

Oleh karena itu, kata Retno, ada tiga kunci dalam mencapai perlindungan HAM. Yakni, proteksi di level nasional, penguatan badan HAM regional, dan menggiatkan perlindungan HAM lintas kawasan.

”Hal itu dilakukan Indonesia lewat diplomasi perdamaian dan kemanusiaan. Indonesia yakin perlindungan terhadap HAM harus progresif, tetapi di saat bersamaan harus memahami bahwa setiap negara punya isu masing-masing. Tidak boleh asal saling tunjuk,” paparnya.
(mas)
Berita Terkait
Indonesia Tolak Tuduhan...
Indonesia Tolak Tuduhan Vanuatu di Sidang Umum PBB
RI Kembali Didapuk Jadi...
RI Kembali Didapuk Jadi Presiden DK PBB
Terima Kunjungan Airlangga,...
Terima Kunjungan Airlangga, Sekjen PBB Dukung Presidensi G20 Indonesia
Sekjen PBB Puji Indonesia...
Sekjen PBB Puji Indonesia Redam Konflik di Myanmar
Terpilih Jadi Anggota...
Terpilih Jadi Anggota Dewan HAM PBB, Wujud Kepercayaan yang Diberikan bagi Indonesia
Taiwan Nyatakan Siap...
Taiwan Nyatakan Siap Bantu Ciptakan Era Pasca-Pandemi yang Lebih Baik
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
21 menit yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
1 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
3 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
3 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
5 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
8 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved