Keluarga Asal Zimbabwe Tinggalkan Bandara Bangkok

Rabu, 24 Januari 2018 - 10:08 WIB
Keluarga Asal Zimbabwe...
Keluarga Asal Zimbabwe Tinggalkan Bandara Bangkok
A A A
BANGKOK - Jika Anda pernah mengeluh terpaksa tidur di bandara setelah penerbangan ditunda, coba pikirkan satu keluarga asal Zimbabwe yang menginap di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, selama tiga bulan.

Keluarga itu akhirnya meninggalkan Bandara Suvarnabhumi kemarin. Keluarga tersebut terdiri atas empat anak usia di bawah 11 tahun dan empat orang dewasa. Mereka pertama tiba di Bangkok pada Mei lalu, kemudian tinggal di Thailand selama beberapa bulan menggunakan visa turis. Mereka mencoba meninggalkan Bandara Suvarnabhumi pada Oktober untuk menuju Spanyol, tapi mereka tidak memiliki visa yang sah. Keluarga itu pun tidak bisa kembali ke Thailand karena mereka telah melebihi tinggal menggunakan visa turis dan harus membayar denda.

Meski demikian, mereka menyatakan tidak bisa kembali ke Zimbabwe karena mereka akan menghadapi penyiksaan. Kondisi keluarga itu menjadi sorotan publik saat seorang pegawai di Bandara Suvarnabhumi mengunggah foto dirinya dengan seorang anak keluarga itu pada Desember. Pegawai itu menyatakan, keluarga tersebut tinggal di sana karena situasi buruk di negara asalnya.

Para pejabat Thailand saat itu menjelaskan, mereka telah mencoba membantu keluarga itu membuat kesepakatan dengan maskapai Ukraine International Airlines (UIA) untuk terbang melalui Kiev ke Dubai, kemudian ke negara ketiga dengan melampaui imigrasi Eropa.

Meski demikian, menurut juru bicara UIA, keluarga itu membatalkan tiket mereka pada penerbangan terakhir perjalanan mereka sehingga harus di kirim kembali dari Dubai ke Bangkok. Keluarga itu meminta bantuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan mengatakan mereka khawatir mendapat penyiksaan di Zimbabwe setelah kerusuhan November yang memicu pengunduran diri Presiden Robert Mugabe. PBB menjelaskan saat itu mereka meninjau berbagai opsi. Thailand tidak memberikan status hukum pada pengungsi dan pencari suaka. Keluarga itu tinggal di terminal keberangkatan, dengan diawasi pegawai bandara.

Menurut juru bicara biro imigrasi Thailand, mereka akhirnya meninggalkan Bangkok pada Senin (22/1) siang. Menurut laporan BBC, keluarga itu berangkat menuju Filipina. Kamp badan pengungsi PBB, UNHCR berada di Filipina. Tidak diketahui pasti apakah Filipina menjadi tujuan akhir mereka. Juru bicara UNHCR menjelaskan pada laman Coconuts bahwa lembaga itu tidak akan mengomentari per kasus tertentu. (Muh Shamil)
(nfl)
Berita Terkait
Pakai Uang Baru, Nilai...
Pakai Uang Baru, Nilai 1 Juta Dolar Zimbabwe Kini Berapa Rupiah?
Mata Uang Paling Tak...
Mata Uang Paling Tak Berharga, Nilai 100 Triliun Dolar Zimbabwe Berapa Dolar AS?
7 Penyebab Utama Hiperinflasi...
7 Penyebab Utama Hiperinflasi di Zimbabwe
Balita 3 Tahun Diselamatkan...
Balita 3 Tahun Diselamatkan Ibunya dari Cengkeraman Rahang Buaya
Ibu Ini Selamatkan Anaknya...
Ibu Ini Selamatkan Anaknya yang Umur 3 Tahun dari Rahang Buaya
Dolar Baru Zimbabwe...
Dolar Baru Zimbabwe Belum Diterima, ZiG Dihantam Banyak Tekanan
Berita Terkini
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
25 menit yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
1 jam yang lalu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
1 jam yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
2 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
10 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
11 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved