Tillerson: Korut Sekarat Tanda Strategi Diplomatik AS Berhasil

Sabtu, 20 Januari 2018 - 03:26 WIB
Tillerson: Korut Sekarat...
Tillerson: Korut Sekarat Tanda Strategi Diplomatik AS Berhasil
A A A
WASHINGTON - Tanda-tanda kelaparan dan kematian di Korea Utara (Korut) menunjukkan bahwa strategi diplomatik Amerika Serikat (AS) berjalan baik. Hal itu dikatakan oleh Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson.

Tillerson kemudian mengatakan bahwa tujuannya sekarang adalah bukan untuk membiarkan Pyongyang mendapatkan simpati di seluruh dunia karena kesengsaraan sanksi yang diinduksi.

Uraian tentang apa yang Tillerson sebut sebagai keberhasilan diplomasi diungkapkannya saat berbicara di Stanford University dengan mantan Menteri Luar Negeri Condoleezza Rice.

"Orang Jepang telah memiliki lebih dari 100 kapal nelayan Korea Utara yang hanyut ke perairan Jepang. Dua pertiga orang di kapal tersebut telah meninggal," kata Tillerson seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (20/1/2018).

Tillerson mengutip pernyataan delegasi Jepang yang menghadiri sebuah konferensi Korut di Vancouver, Kanada, awal pekan ini.

Ia mengacu pada fenomena reguler dari apa yang disebut 'kapal hantu' dari Korut, yang telah terdampar di pantai Jepang selama bertahun-tahun. Tahun lalu, sebuah catatan 104 kasus tersebut dilaporkan oleh pihak berwenang Jepang, dengan sekitar 30 nelayan ditemukan tewas pada saat kedatangan. Setiap orang yang selamat biasanya meminta untuk dikembalikan ke negara asalnya, dan Jepang berkewajiban untuk itu.

Jadi mengapa puluhan warga Korut yang mati pertanda baik?

"(Para nelayan) dikirim pada musim dingin untuk memancing karena ada kekurangan makanan. Dan mereka dikirim untuk memancing dengan bahan bakar yang tidak memadai untuk kembali. Jadi kita mendapatkan banyak bukti bahwa (sanksi) ini benar-benar mulai terasa sakit," terang Tillerson.

Tillerson mengklaim bahwa kepemimpinan di Pyongyang akan bersedia bernegosiasi dalam menghadapi kelaparan dan kekurangan bahan bakar. Kepemimpinan yang sama, menurut beberapa pejabat AS, tidak menghargai kehidupan warga biasa Korut dan memiliki catatan menikmati gaya hidup mewah karena negara tersebut kehilangan sekitar ratusan ribu akibat bencana kelaparan pada pertengahan tahun 1990an.

Apa yang akan dilakukan Pyongyang sekarang? Tillerson percaya bahwa, "Buku pedomannya adalah: Baiklah, kita akan memulai pesona kita melawan seluruh dunia dan membiarkan mereka melihat kita sama seperti orang normal seperti orang lain. Kita akan mengajukan beberapa simpati. Kami akan membuat irisan antara Korea Selatan dan sekutunya."

Namun Tillerson buru-buru menegaskan untuk jangan takut. AS telah diyakinkan oleh Korsel bahwa mereka tidak akan membiarkan warga Korut adalah manusia yang patut mendapat simpati.

"Jumlah waktu yang luar biasa kemarin dalam diskusi kelompok tersebut didengar dari Menteri Luar Negeri Kang (Kyung-wha) dari Korea Selatan tentang bagaimana mereka tidak akan membiarkan hal itu terjadi," tegas Tillerson.
(ian)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Berita Terkini
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
34 menit yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
1 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
2 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
6 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
7 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
9 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved