Zakir Naik Apresiasi Interpol karena Tolak Permintaan Red Notice India

Minggu, 17 Desember 2017 - 19:59 WIB
Zakir Naik Apresiasi...
Zakir Naik Apresiasi Interpol karena Tolak Permintaan Red Notice India
A A A
NEW DELHI - Ulama terkemuka asal India, Zakir Naik, menyampaikan apresiasi kepada Interpol karena menolak permintaan "red notice" yang diajukan oleh Badan Investigasi Nasional India (NIA) kepada dirinya. Interpol menolak permintaan 'red notice' yang diajukan India, kemarin.

Dalam sebuah pernyataan, Zakir mengaku lega dengan keputusan yang diambil oleh Interpol tersebut. Meski demikian, Zakir Naik mengaku akan lebih tenang dan senang jika pemerintah India menghentikan proses hukum terhadap dirinya.

"Saya merasa lega, tapi saya akan merasa lega jika pemerintah India dan agen India saya sendiri memberi saya keadilan dan membebaskan saya dari semua tuduhan palsu tersebut," ucap Zakir, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (17/12).

Sementara itu, Juru bicara Badan Investigasi Nasional India (NIA), Alok Mittal menuturkan, pihaknya akan kembali mencoba mengajukan permintaan "red notice" kepada Interpol untuk Zakir Naik dalam waktu dekat.

"Permintaan NIA untuk pemberitahuan "red notice" terhadap Zakir Naik tidak diterima oleh Interpol karena lembar dakwaan belum diajukan saat permintaan diajukan ke markas Interpol. Sekarang, NIA akan mengajukan permintaan baru kepada Interpol karena lembar dakwaan telah diajukan ke pengadilan NIA yang bersangkutan di Mumbai," ucap Alok.

Zakir Naik sendiri terkenal di berbagai negara karena keahliannya dalam memperdebatkan isu-isu Islam. Dia memiliki jutaan pengikut di Facebook dan telah menyampaikan hampir 4.000 ceramah tentang Islam di banyak negara.

Programnya di Peace TV, yang dia dirikan pada tahun 2006, sangat populer di kalangan Muslim India. Saluran itu dilarang oleh pemerintah tahun lalu.
(esn)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
3 Alasan Mojtaba Tidak...
3 Alasan Mojtaba Tidak Menghadiri Pemakaman Ayahnya, Ada Indikasi Serangan Israel
58 menit yang lalu
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
3 jam yang lalu
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
7 jam yang lalu
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
7 jam yang lalu
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
9 jam yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
10 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved