UE Tangguhkan Bantuan untuk Pemilu Kamboja

Selasa, 12 Desember 2017 - 20:30 WIB
UE Tangguhkan Bantuan...
UE Tangguhkan Bantuan untuk Pemilu Kamboja
A A A
PHNOM PENH - Uni Eropa (UE), dalam sebuah surat kepada otoritas pemilihan Kamboja mengaku telah menangguhkan dana untuk pemilihan umum Kamboja yang akan berlangsung tahun depan. Penangguhan ini dilakukan karena UE merasa pemungutan pemilu tersebut tidak dapat dipercaya setelah pembubaran partai oposisi utama.

Partai Rescue Nasional Kamboja (CNRP), dibubarkan oleh pengadilan tertinggi Kamboja pada bulan lalu atas permintaan pemerintahan Perdana Menteri Hun Sen. Permintaan pembubaran ini dilakukan setelah terjadi penangkapan atas pemimpin oposisi Kem Sokha karena tuduhan pengkhianatan.

"Proses pemilihan di mana partai oposisi utama telah diasingkan secara sewenang-wenang tidak dapat dianggap sah. Dengan keadaan seperti ini, UE tidak percaya ada kemungkinan proses pemilihan yang kredibel," bunyi surat UE, seperti dilansir Reuters pada Selasa (12/12).

Menanggapi hal ini, juru bicara pemerintah Kamboja, Phay Siphan menuturkan keputusan UE tersebut tidak akan mempengaruhi pemilihan, di mana Hun Sen diperkirakan akan memperpanjang lebih dari tiga dekade masa jabatan yang membuatnya menjadi Perdana Menteri terlama di dunia.

"Ini adalah kehendak mereka. Kami memiliki uang kami sendiri (untuk menggelar pemilu)," ucap Phay.

Seperti dikeahui, beberapa donor Barat telah mengecam pembubaran CNRP, yang dianggap sebagai pukulan paling serius terhadap demokrasi sejak sebuah kesepakatan perdamaian internasional, dan pemilihan yang dilakukan PBB pada awal 1990an. Pemilu itu mengakhiri perang selama puluhan tahun, dan genosida Khmer Merah yang menewaskan setidaknya 1,8 juta orang Kamboja pada tahun 1970-an.
(esn)
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
15 menit yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
2 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
2 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
3 jam yang lalu
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved