China Adakan Patroli 'Pengepungan Pulau' Dekat Taiwan

Selasa, 12 Desember 2017 - 12:23 WIB
China Adakan Patroli...
China Adakan Patroli 'Pengepungan Pulau' Dekat Taiwan
A A A
BEIJING - Pihak militer China mengatakan angkatan udaranya telah melakukan lebih banyak "patroli pengepungan pulau" di dekat Taiwan. Pernyataan ini dikeluarkan setelah seorang diplomat senior China mengancam akan menyerang pulau yang otonom itu jika ada kapal perang Amerika Serikat (AS) yang melakukan kunjungan ke sana.

Baca juga:
China Ancam Invasi Taiwan jika Dikunjungi Kapal Perang AS


China menganggap Taiwan sebagai provinsi "bandel" dan tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawanya berada di bawah kendali Beijing.

Juru bicara Angkatan Udara China Shen Jinke mengatakan sejumlah jet tempur Cina, pesawat pembom dan pengawas melakukan patroli laut yang "rutin" dan "terencana" pada hari Senin untuk melindungi kedaulatan nasional dan integritas wilayah.

"Pembom H-6K, jet tempur Su-30 dan J-11, dan pesawat pengintai, waspada dan melakukan pengisian bahan bakar terbang di atas Selat Miyako di selatan Jepang dan kanal Bashi antara Taiwan dan Filipina untuk menguji kemampuan tempur sesungguhnya," kata Shen seperti dikutip dari Reuters, Selasa (12/12/2017).

Menteri Pertahanan Taiwan Feng Shih-kuan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah mengirim pesawat terbang dan kapal untuk memantau aktivitas militer China dan bahwa latihan tersebut tidak biasa dan orang-orang tidak perlu khawatir.

China telah melakukan banyak patroli serupa di dekat Taiwan tahun ini. Beijing beralasan bahwa praktik semacam itu telah dinormalisasi karena menekan program modernisasi militer yang mencakup pembangunan kapal induk dan jet siluman untuk memberikan kemampuan guna memproyeksikan kemampuan terbang jauh dari wilayahnya.

Beijing secara teratur menyebut Taiwan isu paling sensitif dan penting antara Beijing dan Washington. Taiwan dipersenjatai dengan baik, kebanyakan dengan persenjataan AS, namun telah menekan Washington untuk menjual peralatan berteknologi tinggi agar bisa mengimbangi China.

Pada bulan September, Kongres AS meloloskan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional untuk tahun fiskal 2018, yang memberi wewenang kunjungan timbal balik oleh kapal angkatan laut antara Taiwan dan AS.

Hal itu mendorong seorang diplomat senior AS untuk mengatakan pekan lalu bahwa China akan menyerang Taiwan seketika setiap kapal angkatan laut AS mengunjungi Taiwan.

China mencurigai Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, yang memimpin Partai Progresif Demokratik yang condong mendorong kemerdekaan, ingin mengumumkan kemerdekaan formal pulau tersebut. Tsai mengatakan bahwa dia ingin mempertahankan perdamaian dengan China namun akan mempertahankan keamanan Taiwan.
(ian)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Hadapi Militer China,...
Hadapi Militer China, Taiwan Mulai Pembangunan Kapal Selam Baru
Rudal DF-26D Pembunuh...
Rudal DF-26D Pembunuh Kapal Induk dari China Bikin Amerika Cemas
China Gelar Patroli...
China Gelar Patroli Tempur Dekat Wilayah Taiwan
Beredar Video Tank dan...
Beredar Video Tank dan Rudal China Dikerahkan ke Dekat Taiwan
Berita Terkini
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
12 menit yang lalu
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
1 jam yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
2 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
3 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
7 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
8 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved