AS Cemas Korut Kembangkan Senjata Kimia

Selasa, 12 Desember 2017 - 10:36 WIB
AS Cemas Korut Kembangkan...
AS Cemas Korut Kembangkan Senjata Kimia
A A A
WASHINGTON - Pejabat Amerika Serikat (AS) memperingatkan meningkatnya ancaman terhadap senjata biologis yang diduga tengah dikembangkan oleh Korea Utara (Korut). Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Semananjung Korea.

Ilmuwan percaya bahwa rezim Pyonyang telah mantap untuk bergerak mendapatkan alat-alat penting yang bisa digunakan untuk membuat senjata kimia. Peralatan itu didapatkan dari pabrik yang mampu menghasilkan mikroba ber ton-ton. Para ilmuwan Korut juga mendapatkan pengetahuan khusus di luar negeri.

Meskipun saat ini tidak ada bukti bahwa diktator Kim Jong-un telah memerintahkan produksi senjata bio kimia, namun dikhawatirkan tentara darat AS dan Korea Selatan (Korsel) akan menjadi target senjata biologis jika terjadi perang.

"Bahwa orang-orang Korea Utara memiliki senjata [biologis] telah diketahui, dengan berbagai cara," kata seorang pejabat senior AS tanpa menyebut nama.

"Pertanyaan yang masih ada adalah, mengapa mereka memperoleh materi dan mengembangkan sains, tapi belum menghasilkan senjata?" imbuhnya seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (12/12/2017).

Namun ia mengakui bahwa agen mata-mata mungkin tidak mengetahuinya jika mereka melakukannya. Pasalnya, pembuatan senjata kimia tersebut bisa jadi dilakukan di dalam pabrik sipil yang diklaim membuat produk pertanian dan farmasi.

"Jika serang itu dimulai besok kita mungkin tidak mengetahuinya. Kecuali kita cukup beruntung memiliki informan yang kebetulan berada di tempat yang tepat," kata pejabat tersebut.

Badan intelijen AS dan Korsel percaya bahwa Pyongyang telah bereksperimen dengan strain bakteri termasuk mikroba yang menyebabkan antraks, kolera dan pes. Analis juga menduga bahwa Korut telah memiliki virus cacar sejak pertengahan 1990-an.

Meskipun fokus langsung masyarakat internasional adalah program nuklir negara itu, ancaman serangan biologis dari Korut dipandang cukup serius oleh Pentagon untuk memberikan vaksinasi kepada pasukan yang bertugas di Korea karena ditakutkan terkena antraks dan cacar.

Perencana militer menyimpulkan bahwa pemimpin Korut Kim Jong-un memilih untuk menahan senjata kimia untuk saat ini, namun dilaporkan telah membuat persiapan bagi pesawat AS dan Korsel untuk segera menyerang fasilitas kimia dan biologi yang dicurigai jika terjadi perang.
(ian)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Berita Terkini
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
29 menit yang lalu
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
1 jam yang lalu
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
2 jam yang lalu
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
2 jam yang lalu
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
3 jam yang lalu
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved