Dokter Italia Klaim Berhasil Transplantasi Kepala Manusia Pertama di Dunia

Sabtu, 18 November 2017 - 02:33 WIB
Dokter Italia Klaim...
Dokter Italia Klaim Berhasil Transplantasi Kepala Manusia Pertama di Dunia
A A A
WINA - Dokter kontroversial asal Italia, Sergio Canavero, mengklaim bahwa dia berhasil melakukan transplantasi kepala manusia pertama di dunia, meskipun dilakukan pada mayat. Canavero mengatakan transplantasi atau cangkok kepala pada manusia hidup kini sudah dekat.

Canavero membuat pengumuman luar biasa itu pada hari Jumat, dalam sebuah konferensi pers di Ibu Kota Austria, Wina.

Ahli saraf Italia tersebut mengatakan bahwa dia melakukan operasi anumerta di China. Menurutnya, teknik yang baru dikembangkan untuk menghubungkan kembali tulang belakang, saraf dan pembuluh darah, yang memungkinkan kepala dan tubuh bekerja bersamaan, sukses dilakukan.

”Transplantasi (kepala) manusia pertama pada mayat manusia telah dilakukan,” katanya.

”Transfer kepala penuh antara donor organ otak mati adalah tahap berikutnya. Dan itu adalah langkah terakhir untuk transplantasi kepala formal untuk kondisi medis yang akan segera terjadi,” ujarnya.

Prosedur yang berpotensi revolusioner, yang menurut Canavero sebelumnya akan terjadi pada bulan Desember 2017, adalah bahan fiksi ilmiah.

Beberapa lusin ahli bedah akan bekerja dengan Canavero karena dia akan secara simultan memutuskan chords tulang belakang donor (tubuh) dan penerima (kepala) dengan pisau, dalam apa yang diharapkan menjadi prosedur 24 jam.

Selama prosedur tersebut, otak penerima akan didinginkan sampai keadaan hipotermia untuk mencegah kematian karena tim ahli bedah melakukan tugas beratnya.

Canavero sebelumnya mengklaim bahwa pasien pertamanya akan menjadi orang China, terlepas dari kenyataan bahwa ketika dia pertama kali mengumumkan prosedurnya dua tahun yang lalu, dia telah memiliki relawan pertamanya.

Valery Spiridonov, seorang ilmuwan teknologi Rusia, telah bersedia menjadi relawan untuk cangkok kepala yang akan dilakukan Canavero. Spiridonov, penderita gangguan otot yang langka, percaya bahwa dia akan menerima tubuh baru secara utuh untuk hidup lebih lama.

”Teknologi ini mirip dengan manusia pertama yang berjalan di luar angkasa. Ini karena di masa depan akan membantu ribuan orang yang berada dalam keadaan yang jauh lebih menyedihkan daripada saya,” kata Spiridonov kepada Russia Today, yang dilansir Sabtu (18/11/2017).

Canavero sebelumnya juga pernah mengatakan bahwa rekannya dari China, Xiaoping Ren, telah berhasil melakukan transplantasi kepala hewan pada seekor monyet pada bulan Januari 2016. Menurut dokter Italia tersebut, monyet yang menjalani transplantasi kepala selamat tanpa cedera neurologis selama 20 jam sebelum diberi euthanasia karena alasan etis.
(mas)
Berita Terkait
Lubang Misterius Telan...
Lubang Misterius Telan Sejumlah Kendaraan Di Napoli, Italia
Derby della Madoninna...
Derby della Madoninna Tanpa Pemenang, AC Milan Puas Imbangi Inter
Genoa Resmi Rekrut Legenda...
Genoa Resmi Rekrut Legenda AC Milan jadi Pelatih
Gasak Cagliari, Juventus...
Gasak Cagliari, Juventus Dekati 5 Besar Klasemen Liga Italia
Mengintip Jersey Anyar...
Mengintip Jersey Anyar Inter Milan
Bos Mafia yang Ditakuti...
Bos Mafia yang Ditakuti Tertangkap, Italia Semringah
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
3 menit yang lalu
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
34 menit yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
1 jam yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
6 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved