Mengharukan, Pria Muslim AS Peluk dan Ampuni Pembunuh Anaknya

Sabtu, 11 November 2017 - 08:23 WIB
Mengharukan, Pria Muslim...
Mengharukan, Pria Muslim AS Peluk dan Ampuni Pembunuh Anaknya
A A A
KENTUCKY - Seorang pria Muslim di Amerika Serikat (AS), ayah dari kurir pizza yang tewas dibunuh, mengampuni dan memeluk terdakwa pembunuh anaknya dalam sidang di pengadilan. Pria itu menyebut, apa yang dilakukannya sebagai ajaran Islam.

Pria Muslim itu bernama Abdul Munim Sombat Jitmoud. Sedangkan terdakwa bernama Trey Alexander Relford.

Adegan mengharukan itu terjadi Selasa lalu ketika hukuman 31 tahun penjara dijatuhkan pada terdakwa. Mendapat maaf dan pelukan lembut, terdakwa pun menangis.

Jitmoud mengatakan bahwa dia melakukannya dengan semangat Islam. ”Islam mengajarkan bahwa Tuhan tidak akan bisa memaafkan seseorang sampai orang yang dianiaya mengampuni orang itu (penganiaya),” kata Jitmoud kepada WKYT, media afiliasi CNN.

”Pintu kesempatan bagi Tuhan untuk memaafkannya terbuka. Jadi, jangkau Dia. Anda memiliki babak baru kehidupan baik yang akan datang,” katanya kepada Relford di pengadilan.

Pada bulan April 2015, putra Jitmoud—Salahuddin Jitmoud—sedang melakukan pengiriman Pizza Hut terakhir untuk malam itu. Dia sebagai sopir pengiriman makanan cepat saji tersebut.

Namun, korban ditikam hingga tewas dan dirampok di sebuah kompleks apartemen di Lexington, Kentucky. Jasadnya ditemukan tergeletak di sekitar kompleks.

Tiga orang ditangkap dalam kejahatan tersebut. Namun seorang juri atau hakim hanya memilih untuk mendakwa Relford. Pejabat mengatakan Relford merencanakan perampokan tersebut, namun dia menolak tuduhan membunuh Jitmoud.

Relford dijatuhi hukuman 31 tahun penjara setelah mengaku bersalah atas keterlibatannya dalam pembunuhan, keterlibatan perampokan, dan percobaan pembunuhan dengan bukti penikaman Jitmoud yang menyebabkan kematiannya.

Ayah korban mengatakan kepada Relford bahwa dia memaafkannya atas nama Salahuddin dan ibunya yang meninggal dua tahun sebelumnya.

”Sudah dua tahun tujuh bulan menderita disertai banyak mimpi buruk,” kata Jitmoud kepada CNN. ”Apapun yang terjadi padamu berasal dari Allah. Biarkan orang percaya menaruh kepercayaan mereka kepada Dia.”

Relford yang mendapat maaf dan pelukan lembut dari ayah korbannya tidak bisa berkata banyak.”Tidak banyak yang bisa saya katakan. Saya minta maaf tentang apa yang terjadi hari itu. Saya tidak bisa berbuat apa-apa untuk mengembalikannya pada Anda,” ujarnya.

Jitmoud mengaku tidak menyalahkan Relford. ”Saya marah pada setan, yang menyesatkan Anda dan menyesatkan Anda untuk melakukan kejahatan yang mengerikan,” kata Jitmoud kepada Relford di pengadilan. ”Saya tidak menyalahkan Anda. Saya tidak marah pada Anda. Aku memaafkan Anda.”

Jitmoud mengatakan bahwa dia lebih sering membaca Alquran untuk menemukan kedamaian. Setelah dijatuhi hukuman, Jitmoud mengatakan bahwa dia berbisik ke telinga Relford. “Lakukan perbuatan baik saat keluar dari penjara,” katanya. “Yakinlah bahwa Allah mengampuni.”
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
39 menit yang lalu
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
2 jam yang lalu
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
4 jam yang lalu
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
7 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
8 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved