2 Paman di India Dinyatakan Bersalah Memperkosa Keponakan Berumur 10 Tahun

Rabu, 01 November 2017 - 03:59 WIB
2 Paman di India Dinyatakan...
2 Paman di India Dinyatakan Bersalah Memperkosa Keponakan Berumur 10 Tahun
A A A
NEW DELHI - Sebuah pengadilan di India menyatakan dua pria bersalah telah memperkosa gadis berumur 10 tahun yang melahirkan seorang bayi pada Agustus lalu. Kedua pria itu adalah paman korban.

Sidang kasus yang jadi berita utama di India itu digelar pada hari Selasa. Vonis akan dijatuhkan pada hari Kamis (2/11/2017) besok.

Korban diketahui hamil pada pertengahan Juli lalu saat dia mengeluh sakit perut. Orang tuanya lantas membawanya ke rumah sakit.

Awalnya, hanya satu paman korban yang dituduh memperkosa korban. Tuduhan itu pun nyaris terbantahkan setelah sampel DNA bayi tidak cocok. Namun, sampel DNA ternyata cocok dengan tersangka kedua yang juga paman korban. Paman kedua akhirnya ditangkap.

Tim pembela kedua terdakwa telah menyampaikan nota pembelaan pada hari Senin. Pada hari Selasa, pengadilan menyatakan kedua terdakwa bersalah.

Mengutip laporan BBC, sidang untuk terdakwa pertama sudah berlangsung satu bulan. Sedangkan untuk terdakwa kedua, sidang berlangsung lebih cepat, yakni 18 hari.

Saat kehamilan korban berumur 30 minggu, sebuah gereja lokal di Chandigarh menolak permohonannya untuk melakukan aborsi. Tim dokter juga memperingatkan bahwa aborsi secara medis terlalu berisiko bagi korban.

Mahkamah Agung di India juga menolak untuk mengizinkan aborsi, dengan alasan serupa. Seorang bayi perempuan akhirnya dilahirkan korban. Bayi tersebut kemudian diserahkan kepada otoritas kesejahteraan anak dan disiapkan untuk diadopsi.

Hukum di India hanya mengizinkan aborsi untuk wanita yang usia kehamilannya kurang dari 20 minggu. Beberapa pengecualian berlaku untuk wanita, termasuk jika kehamilan wanita tersebut karena diperkosa.

Dalam kasus gadis 10 tahun ini, menurut polisi, korban sudah mengaku bahwa dia telah diperkosa beberapa kali dalam tujuh bulan terakhir oleh salah seorang pamannya yang berusia 40-an tahun.

Pelaku pada awalnya menolak tuduhan tersebut, namun pada akhirnya mengakuinya dengan bukti kecocokan hasil tes DNA bayi.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
8 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
9 jam yang lalu
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
11 jam yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
11 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
13 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
14 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved