Kurdi Irak Berencana Bekukan Hasil Referendum Kemerdekaan

Rabu, 25 Oktober 2017 - 10:45 WIB
Kurdi Irak Berencana...
Kurdi Irak Berencana Bekukan Hasil Referendum Kemerdekaan
A A A
ERBIL - Pemerintah Kurdi Irak (KRG) menyatakan mereka memiliki rencana untuk membekukan hasil referendum kemerdekaan yang dilakukan beberapa waktu lalu. Pembekuan ini dilakukan guna meredam ketegangan dengan pemerintah pusat Irak.

Dalam sebuah pernyataan, KRG menuturkan mereka siap untuk membekukan hasil referendum tersebut jika hal itu dapat membuka pintu dialog dengan Baghdadh. Erbil juga menuturkan, pertempuran yang terjadi antara Peshmerga dan pasukan Irak hanya akan menguntungkan kelompok teroris.

"Bentrokan antara tentara Irak dan Peshmerga tidak akan memberikan kemenangan kepada siapapun, namun akan berdampak negatif pada kedua belah pihak dan akan membuat negara ini kacau dan kacau," kata KRG, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (25/10).

"Untuk memenuhi tanggung jawab dan kewajiban kami terhadap rakyat Kurdistan dan Irak, kami mengusulkan hal berikut kepada Pemerintah Irak dan opini publik Irak dan dunia: 1. Gencatan senjata segera dan menghentikan semua operasi militer di Wilayah Kurdistan. 2. Pembekuan hasil referendum yang dilakukan di Kurdistan Irak 3. Memulai dialog terbuka antara KRG, dan Pemerintah Federal Irak berdasarkan Konstitusi," sambungnya.

Seperti diketahui, ketegangan antara Baghdad dan Erbil meningkat setelah pemungutan suara kemerdekaan pada akhir September yang diadakan di wilayah Kurdistan Irak, serta daerah-daerah yang disengketakan Erbil dan Baghdad, seperti provinsi Kirkuk. Baghdad menganggap referendum itu ilegal.

Kemudian pada pertengahan Oktober, Baghdad bekerja sama dengan sejumlah milisi lokal meluncurkan sebuah operasi untuk memperketat kontrol atas Kirkuk. Operasi ini semakin meningkatkan ketegangan antara Baghdad dan Erbil.
(esn)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
3 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
4 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
5 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
6 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
7 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
8 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Irak vs...
Head to Head Irak vs Indonesia, Skuad Garuda Dihantui Rekor Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved