Ini Daftar Pejabat Negara Lain yang Pernah Ditolak Masuk AS

Minggu, 22 Oktober 2017 - 19:28 WIB
Ini Daftar Pejabat Negara...
Ini Daftar Pejabat Negara Lain yang Pernah Ditolak Masuk AS
A A A
WASHINGTON - Ditolak masuknya Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo untuk memasuki Amerika Serikat (AS) menjadi perbicangan hangat saat ini. Namun, Gatot bukanlah pejabat negara pertama yang pernah ditolak masuk AS.

Melansir dari sejumlah sumber, Sindonews mendapati nama sejumlah pejabat negara lain yang pernah dicekal oleh AS. Mereka dicekal atas berbagai alasan, mulai karena kerap melemparkan protes pada AS, hingga dianggap terlibat dalam kegiatan yang dianggap ilegal di AS.

Berikut adalah nama-nama pejabat negara lain yang pernah ditolak masuk oleh AS.

1. Hamid Aboutalebi, Utusan Iran untuk PBB itu dilarang masuk ke AS pada tahun 2014 karena perannya sebagai penerjemah bagi militan yang menyerang Kedutaan Besar Amerika di Teheran pada tahun 1979, dan menahan 52 warga negara Amerika yang sandera selama 444 hari.

2. Gerry Adams, politisi sayap kanan Irlandia, yang juga merupakan Presiden Sien Fien, kelompok politik sayap kanan Irlandia ini beberapa kali dilarang masuk ke AS karena dinilai sebagai otak dari sejumlah kekerasan yang terjadi di Irlandia pada era 1990an.

3. Narendra Modi, dia dilarang masuk ke AS pada tahun 2005, atau saat dia menjabat sebagai Menteri Utama negara bagian Gujarat. AS menolak visa diplomatik A-2 Mpdi. Selain itu, visa B-1 / B-2 yang sebelumnya diberikan kepadanya dicabut, di bawah bagian Undang-Undang Imigrasi dan Kewarganegaraan AS yang membuat pejabat pemerintah asing yang bertanggung jawab atau terlibat langsung, terutama terkait pelanggaran berat kebebasan beragama tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan visa. Modi akhirnya kembali di izinkan masuk ke AS setelah menjabat sebagai Perdana Menteri India.

4. Tarek William Saab, Presiden Dewan Moral Venezuela, dan mantan Kepala Komisi Kebiajakan Luar Negeri Venezuela ditolak masuk ke AS pada tahun 2002. Saab ditolak masuk ke AS karena diduga memiliki hubungan dengan organisasi kriminal. Saab membantah memiliki hubungan tersebut.

5. Kurt dan Elisabeth Waldheim. Kurs yang diplomat dan politisi Austria, yang juga pernah menjabat sebagau Utusan Khusus Australia, bersama sang istri, Elisabeth dilarang masuk ke AS pada tahun 1987. Keduanya dilarang masuk AS karena memiliki hubungan dengan Nazi.
(esn)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Amerika Serikat Dukung...
Amerika Serikat Dukung Indonesia Jadi Anggota FATF
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat Vs Indonesia
BRICS Menambah Indonesia,...
BRICS Menambah Indonesia, Waspadai Ancaman Amerika Serikat
Berita Terkini
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
38 menit yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
1 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
1 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
2 jam yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
2 jam yang lalu
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
2 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved