Operasikan Jet Tempur Generasi Kelima J-20 untuk Militer, China Saingi AS

Jum'at, 20 Oktober 2017 - 06:46 WIB
Operasikan Jet Tempur...
Operasikan Jet Tempur Generasi Kelima J-20 untuk Militer, China Saingi AS
A A A
BEIJING - China mulai menyaingi Amerika Serikat (AS) dengan mengoperasikan pesawat jet tempur generasi kelima, J-20, untuk layanan militernya secara penuh. Operasional jet tempur itu menempatkan Beijing di puncak perlombaan senjata untuk wilayah Asia.

Menurut laporan media pemerintah Beijing, pesawat tempur generasi kelima itu untuk pertama kalinya memasuki layanan operasional frontline secara penuh.

Sebelumnya, hanya AS yang memiliki pesawat tempur generasi kelima, F-35, yang telah beroperasi penuh. Sedangkan pesaing lainnya, jet tempur T-50 PAK-FA Rusia, belum ada kejelasan soal operasional untuk layanan militer secara penuh.

Pesawat J-20 berpotensi jadi andalan Beijing dalam sengketa maritim di Laut China Selatan dan Laut China Timur.

Lembaga think-tank pertahanan yang berbasis di Washington, Center for Strategic and International Studies (CSIS) merinci singkat kemampuan jet tempur siluman generasi kelima China tersebut.

“Dirancang untuk meningkatkan kemampuan siluman dan manuver, J-20 memiliki potensi untuk menyediakan China berbagai pilihan tempur udara yang tidak tersedia sebelumnya dan meningkatkan kemampuannya untuk proyek kekuatan,” tulis CSIS.

China menyatakan, J-20 berfungsi penuh pada bulan Mei. Kemudian, media pemerintah Beijing pada hari ini melaporkan bahwa J-20 sekarang beroperasi dan ditugaskan secara resmi ke dinas militer.

Militer Beijing bahkan merilis sebuah video promosi yang membanggakan kemampuannya saat merayakan Kongres Nasional ke-19 Partai Komunis China.

J-20 multi peran menawarkan Tentara Pembebasan Rakyat—nama pasukan China—dengan kemampuan untuk menembus wilayah udara yang dipertahankan dengan muatan senjata. Salah satu fitur modern andalan pesawat itu adalah stealth, advanced digital avionics dan jelajah supersonik.

”J-20 adalah pesawat pertama China yang sesuai dengan deskripsi ini, dan ini bisa menjadi aset penting bagi angkatan udara dan angkatan laut,” imbuh laporan CSIS, yang dikutip Jumat (20/10/2017).
(mas)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
36 menit yang lalu
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
1 jam yang lalu
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
2 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
3 jam yang lalu
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
3 jam yang lalu
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved