Irak: Hasil Referendum Kurdi Tidak Mengikat Secara Hukum

Senin, 25 September 2017 - 19:48 WIB
Irak: Hasil Referendum...
Irak: Hasil Referendum Kurdi Tidak Mengikat Secara Hukum
A A A
BAGHDAD - Pemerintah Irak menuturkan, hasil referendum kemerdekaan yang digelar pemerintah Kurdi Irak atau KRG tidak mengikat secara hukum. Baghdad kemudian mengatakan, mereka berusaha untuk mempertahankan wilayah Kurdi sebagai bagian dari Irak.

"Hasil referendum Kurdi tentang pemisahan wilayah Kurdi di Irak utara tidak akan mengikat secara hukum. Kami ingin menjaga Kurdi tetap berasama kami," kata Ketua Parlemen Irak, Salim al-Jubouri, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (25/9).

"Persatuan Irak adalah perhatian utama kami dan kami tidak akan menyerah. Ini adalah sebuah kebijakan yang salah untuk keadaan tegang saat ini. Referendum akan mempengaruhi pemilihan yang akan datang dan akan menyeret negara tersebut dalam fase baru," sambungnya.

Baghdad, Turki, Iran, Amerika Serikat (AS) dan PBB telah menentang jajak pendapat tersebut, dengan mengatakan bahwa hal itu hanya akan mengalihkan perhatian dari perjuangan melawan Daesh dan selanjutnya membuat kawasan ini tidak stabil.

Sebelumnya Turki telah menegaskan, mereka tidak akan menganggap hasil referendum itu, dan akan mengerahkan segala upaya yang sejalan dengan hukum internasional untuk menghalau ancaman yang mungkin muncul akibat adanya referendum itu.

Sementara itu, Presiden KRG Masoud Barzani mengatakan, kemenangan dalam referendum tidak akan menghasilkan deklarasi kemerdekaan secara otomatis, namun hanya akan mengarah pada perundingan lebih lanjut dengan Baghdad.
(esn)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
19 menit yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
2 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
3 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
3 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved