PM Inggris kepada Trump: Spekulasi Tidak Membantu

Jum'at, 15 September 2017 - 23:52 WIB
PM Inggris kepada Trump:...
PM Inggris kepada Trump: Spekulasi Tidak Membantu
A A A
LONDON - Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan tidak ada gunanya bagi siapa pun untuk berspekulasi mengenai penyelidikan. Hal itu dikatakan pasca Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump men-tweet bahwa pelaku kejahatan di balik pemboman kereta telah dikantongi polisi.

Segera setelah 22 orang terluka dalam serangan di kereta bawah tanah yang sibuk di London barat, Trump mentweet: "Serangan lain di London oleh seorang pecundang teroris. Ini adalah orang-orang sakit dan gila yang berada dalam pengawasan Scotland Yard. Harus proaktif!"

Baca juga:
Trump: Serangan London Dilakukan Oleh Pengecut


"Saya tidak pernah berpikir ada gunanya bagi siapa pun untuk berspekulasi mengenai investigasi yang sedang berlangsung," kata May ketika ditanya apakah Trump tahu sesuatu yang tidak dimiliki oleh Inggris seperti dilansir dari Reuters, Jumat (15/9/2017).

Sementara salah satu mantan kepala staf May, Nick Timothy, mengatakan bahwa komentar Trump sangat tidak membantu dari pemimpin sekutu dan mitra intelijen Inggris.

Inggris dan AS telah lama membanggakan tentang "hubungan khusus" mereka. Hubungan ini menegang pada awal tahun ini ketika AS membocorkan informasi mengenai penyelidikan terhadap seorang pembom yang membunuh 22 orang di sebuah konser pop Manchester.

Pejabat senior pemerintah AS sendiri meragukan apakah Trump mengetahui informasi mengenai apakah pembom di London barat itu diketahui atau tidak.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa pada saat ini, intelijen AS tidak memiliki informasi untuk mendukung pernyataan Trump bahwa Inggris memiliki peringatan atau intelijen khusus mengenai serangan tersebut.

Beberapa jam setelah tweet Trump, Sky News mengutip sumber keamanan yang mengatakan bahwa mereka telah mengidentifikasi tersangka dalam serangan tersebut, dengan bantuan rekaman pengawasan.
(ian)
Berita Terkait
Houthi Murka Usai Amerika...
Houthi Murka Usai Amerika Serikat dan Inggris Bombardir Yaman
Akibat Percampuran Budaya,...
Akibat Percampuran Budaya, Bahasa Baru Hadir di Amerika Serikat
Lima Mata akan Buta...
Lima Mata akan Buta Tanpa Dukungan Amerika Serikat
Bombardir Houthi, Inggris...
Bombardir Houthi, Inggris Kerahkan Jet Tempur RAF Typhoon FGR4
Ini Perbedaan Vaksin...
Ini Perbedaan Vaksin Booster di Amerika Serikat, Inggris, dan Australia
Cedera, Harry Kane Terancam...
Cedera, Harry Kane Terancam Absen Bela Inggris Lawan Amerika Serikat
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
1 jam yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
2 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
8 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
9 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
10 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved