Buka Kantong Mayat demi Lihat Ukuran Kemaluan, 5 Perawat di AS Diskors

Kamis, 07 September 2017 - 01:42 WIB
Buka Kantong Mayat demi...
Buka Kantong Mayat demi Lihat Ukuran Kemaluan, 5 Perawat di AS Diskors
A A A
DENVER - Lima perawat di sebuah rumah sakit di Colorado, Amerika Serikat (AS) diskors selama tiga minggu. Musababnya, mereka membuka kantong mayat karena menganggumi ukuran organ kemaluan jasad pria di kantong jenazah tersebut.

Kelima perawat itu merupakan karyawan di Denver Health Medical Center di Colorado. Perilaku mereka terungkap setelah ada perawat lain yang mendengar salah satu rekannya berkomentar tentang organ kemaluan sejumlah jasad.

Insiden tersebut terjadi antara 31 Maret hingga April tahun ini, namun rinciannya baru dilaporkan ke kepala rumah sakit pada tanggal 8 Mei lalu. Pihak rumah sakit lantas melaporkan kejadian itu ke polisi.

”Beberapa anggota staf melihat para korban saat tidak berdaya, termasuk ada yang setelah meninggal,” bunyi laporan Polisi Denver yang dikutip Denver7 News.

”Pelapor, Manajemen Risiko untuk Kesehatan Denver, membuat laporan wajib,” lanjut laporan polisi, yang dilansir Kamis (7/9/2017).

Penyelidikan oleh rumah sakit pada awalnya menyebabkan dua perawat diskors. Namun, penyelidikan lebih lanjut, tiga perawat lainnya yang terlibat juga dihukum serupa. Pihak kejaksa memutuskan bahwa tidak cukup bukti untuk menjerat kelima perawat dengan pasal pidana.

”Seorang perwira DPD (Denver Police Departement) memang berbicara dengan salah satu jaksa penuntut pada saat itu,” kata Ken Lane, direktur komunikasi untuk Kantor Kejaksaan Denver.

”Mereka memutuskan tidak cukup bukti untuk membuktikan bahwa sebuah kejahatan dilakukan, tidak ada tuntutan yang diajukan, dan merujuk masalah ini kembali ke Denver Health (Medical Center) untuk menangani secara internal.”

Para perawat diskors selama tiga minggu sebelum diizinkan kembali bekerja. Salah satu dari lima karyawan tidak lagi bekerja di rumah sakit, meski tidak dipecat.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
10 menit yang lalu
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
29 menit yang lalu
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
1 jam yang lalu
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
2 jam yang lalu
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
3 jam yang lalu
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved