Gubernur Virginia Usir Demonstran Supremasi Kulit Putih

Minggu, 13 Agustus 2017 - 11:09 WIB
Gubernur Virginia Usir...
Gubernur Virginia Usir Demonstran Supremasi Kulit Putih
A A A
CHARLOTTESVILLE - Gubernur Virginia, Terry McAuliffe, mengirim pesan kepada demonstran supremasi kulit putih untuk pulang. Ia mengatakan hal tersebut setelah demonstrasi itu berlangsung ricuh dan berujung pada hilangnya nyawa demonstran

"Saya memiliki sebuah pesan untuk semua supremasi kulit putih, dan Nazi yang datang ke Charlottesville hari ini. Pesan kami jelas dan sederhana: Pulanglah. Anda tidak diinginkan dalam persemakmuran yang hebat ini. Malu pada diri Anda sendiri. Anda berpura-pura bahwa Anda adalah patriot, tapi Anda hanyalah (rudal) patriot," kata McAuliffe dalam sebuah konferensi pers.

"Anda datang ke sini hari ini untuk menyakiti orang-orang. Dan Anda melakukannya. Tapi pesan saya jelas: Kami lebih kuat dari Anda," tegasnya seperti disitir dari BBC, Minggu (13/8/2017).

Gubernur, seorang politisi Demokrat, mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan Presiden Trump, dan dua kali mendesaknya untuk memulai sebuah gerakan menyatukan semua orang bersam-sama.

Dia mengucapkan terima kasih kepada polisi dan petugas penegak hukum. Menurutnya polisi dan petugas penegak hukum lainnya telah mencegah aksi demonstrasi itu menjadi lebih buruh lagi dan memuji layanan darurat yang membantu orang-orang yang terluka.

Seorang wanita meninggal dan 19 orang terluka saat sebuah mobil menabrak kerumunan orang yang menentang demonstrasi. Sebelumnya, perkelahian jalanan meletus antara nasionalis kulit putih dan pemrotes.

Baca juga:
Pawai Supremasi Kulit Putih Rusuh, Virginia Umumkan Status Darurat

Sebuah Mobil Tabraki Massa usai Rusuh di Virginia, 1 Tewas, 19 Luka

Walikota Charlottesville mengatakan bahwa dia "patah hati" saat mendengar kabar kematian tersebut.

James Fields dari Ohio, yang diduga pengemudi mobil tersebut, ditahan karena dicurigai melakukan pembunuhan tingkat dua.

Selain mereka yang terluka dalam insiden mobil tersebut, Kepolisian Charlottesville mengatakan 15 lainnya cedera dalam kekerasan lainnya yang terkait dengan pawai kelompok sayap kanan itu.

Sore harinya, sebuah helikopter Polisi Negara Bagian Virginia jatuh di hutan di barat daya kota, menewaskan dua orang. Tidak ada tanda-tanda bahwa ini terkait dengan kekerasan.

Baca juga:
Helikopter Polisi Pemantau Rusuh di Virginia Jatuh, 2 Tewas
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
1 jam yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
2 jam yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
3 jam yang lalu
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
3 jam yang lalu
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
5 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
6 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved