Tujuh Relawan Helm Putih Ditembak Mati

Minggu, 13 Agustus 2017 - 10:41 WIB
Tujuh Relawan Helm Putih...
Tujuh Relawan Helm Putih Ditembak Mati
A A A
DAMASKUS - Tujuh anggota kelompok penyelamat Helm Putih tewas di tembak mati di markas mereka oleh penyerang tak dikenal. Pembunuhan itu terjadi di kota Sarmin, yang terletak di baratlaut, 9km timur kota Idlib.

Kelompok tersebut, yang secara resmi disebut Syria Civil Defence (SCD), dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian tahun lalu karena pekerjaannya menyelamatkan korban sipil pemboman di Suriah dari puing-puing.

Kelompok tersebut aktif di Aleppo timur yang dikepung pemberontak sebelum wilayah tersebut disita oleh pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad.

SCD menerima jutaan poundsterling dari banyak pemerintah Barat termasuk Inggris dan Amerika Serikat (AS).

"Pusat pertahanan sipil di Sarmin menjadi sasaran serangan bersenjata oleh penyerang yang tidak dikenal di mana tujuh relawan terbunuh. Dua minibus, beberapa helm putih dan walkie-talkie dicuri," bunyi pernyataan yang dirilis kelompok relawan itu seperti dikutip dari Sky News, Minggu (13/8/2017).

Belum jelas apakah serangan tersebut dilakukan untuk motif politik atau kriminal.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di Inggris mengatakan tujuh relawan yang tewas semuanya telah ditembak di kepala.

"Rekan kerja para korban datang pada pagi hari untuk pergantian shift dan menemukan mereka tewas," kata Direktur SOHR, Rami Abdel Rahman.

Helm Putih muncul pada tahun 2013, bekerja untuk menyelamatkan warga sipil di banyak daerah yang dikuasai pemberontak.

Sejak saat itu mereka mendapatkan popularitas internasional yang meluas karena penyelamatan berani mereka, dengan rekaman yang sering diambil dan diedarkan di media sosial.

Meskipun para sukarelawan bekerja di daerah yang secara eksklusif dikepung, kelompok tersebut berkeras bahwa mereka bukanlah partisan.

Sementara itu pemerintahan Presiden Bashar al-Assad menuduh kelompok itu berpura-pura dalam video yang dirilisnya dan menjadi alat donor internasional.

Media Barat Independen mengatakan kantor berita Rusia terkait negara menuduh SCD sebuah penipuan sebagai bagian dari perang informasi yang sistematis terhadapnya.

Kritikus juga mengklaim pejuang pemberontak, termasuk jihadis, beroperasi di barisan mereka.

Sarmin dikendalikan oleh aliansi Hayat Tahrir al Sham, yang terbentuk saat Nusra Front bergabung dengan kelompok lain.
(ian)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
9 Negara Pemasok Senjata...
9 Negara Pemasok Senjata Tentara Suriah
Berita Terkini
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
3 menit yang lalu
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
51 menit yang lalu
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
2 jam yang lalu
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
2 jam yang lalu
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
4 jam yang lalu
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved