Netanyahu Tolak Gelar Pemilu Dini di Israel

Selasa, 08 Agustus 2017 - 21:44 WIB
Netanyahu Tolak Gelar...
Netanyahu Tolak Gelar Pemilu Dini di Israel
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memutuskan untuk tidak mengadakan pemilihan umum dini di Israel. Keputusan ini diambil di tengah investigasi korupsi yang sedang berlangsung terhadap Netanyahu dan keluarganya.
Menurut laporan kantor Penyiaran Publik Israel, Netanyahu dalam sebuah pertemuan pribadi dengan anggota partai Likudnya mengecam keras semua usaha yang bertujuan untuk menjatuhkan pemerintahnya saat ini. Salah satu caranya adalah dengan menaikkan tudingan korupsi terhadap Netanyahu, dan juga keluarganya.
"Mereka mencoba membuat saya dan mencoba untuk menjatuhkan sayap kanan," kata Netanyahu dalam pertemuan tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (8/8).
"Ini bukan hal baru. Mereka telah berusaha selama bertahun-tahun untuk menjatuhkan sayap kanan. Namun, saya tidak melihat kita akan melakukan pemilihan dini sekarang," sambungnya.
Dalam pertemuan tersebut, Netanyahu menuduh Menteri Perhubungan Israel Katz telah berkomplot dengan kelompok sayap kiri untuk melawannya.
Netanyahu telah menghadapi badai di tengah rakit tuduhan korupsi. Dia telah diinterogasi oleh polisi pada empat kesempatan terpisah sepanjang tahun ini atas tuduhan penyuapan, kecurangan dan pelanggaran kepercayaan.
Pekan lalu, Jaksa Penuntut Umum sampai pada kesepakatan dengan mantan tangan kanan Netanyahu, Ari Harow untuk menjadi saksi negara. Jika Harow memberikan bukti melawan mantan bosnya, hal itu akan meningkatkan peluang Netanyahu menghadapi dakwaan.
Meskipun Netanyahu tidak akan dipaksa untuk mengundurkan diri jika didakwa, hal itu akan meningkatkan tekanan pada dia untuk mengundurkan diri setelah 11 tahun menjabat.
(esn)
Berita Terkait
Aksi Brutal Polisi Israel...
Aksi Brutal Polisi Israel Serbu Puluhan Jemaah di Masjid Al-Aqsa
Penampakan Rudal Iran...
Penampakan Rudal Iran saat Melintas di Atas Masjid Al Aqsa
Israel Serang Kamp Al...
Israel Serang Kamp Al Maghazi di Gaza Saat Malam Natal Menewaskan 70 orang
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Israel Menembaki Warga...
Israel Menembaki Warga Gaza di Distribusi Bantuan, 155 Terluka dan 20 Tewas
Panik Dibombardir Iran,...
Panik Dibombardir Iran, Israel Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
27 menit yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
2 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
4 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
5 jam yang lalu
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved