Mantan Ajudan Netanyahu Siap Bersaksi untuk Melawannya

Jum'at, 04 Agustus 2017 - 23:52 WIB
Mantan Ajudan Netanyahu...
Mantan Ajudan Netanyahu Siap Bersaksi untuk Melawannya
A A A
JERUSALEM - Seorang mantan pembantu utama perdana menteri Israel memutuskan bersaksi untuk melawan Benjamin Netanyahu atas dugaan kasus korupsi. Netanyahu terseret pusaran dua kasus korupsi yang saat ini sedang diselidiki oleh polisi.

Ari Harow, yang merupakan kepala staf Benjamin Netanyahu, akan menjadi saksi negara berdasarkan sebuah tawar-menawar pembelaan dalam sebuah penyelidikan yang dia hadapi sendiri, seperti disadur BBC dari sejumlah laporan, Jumat (4/8/2017).

Sebagai imbalan, Harow setuju untuk mengakui kecurangan dan pelanggaran kepercayaan yang dilakukan oleh Netanyahu dan bersaksi melawan mantan bosnya.

Perjanjian Harow dengan jaksa penuntut menandai perkembangan yang signifikan dalam penyelidikan kasus korupsi. Kasus ini sendiri telah menjadi liputan harian di media Israel.

Salah satu kasus berkaitan dengan klaim bahwa Netanyahu dan keluarganya menerima hadiah dari pengusaha kaya.

Kasus lainnya berpusat pada seputar tuduhan bahwa Netanyahu menawarkan untuk membatasi peredaran sebuah surat kabar bebas pesaing. Imbalannya adalah liputan yang lebih baik dari salah satu harian negara yang paling banyak dibaca.

Kasus tersebut sehari-hari dikenal dengan sebutan 1.000 dan 2.000.

Netanyahu telah diperiksa tentang kasus tersebut tiga kali oleh polisi dengan hati-hati. Namun Perdana menteri yang menjalani masa jabatan keempatnya ini membantah melakukan kesalahan.

Netanyahu telah berulang kali menggambarkan penyelidikan tersebut sebagai perburuan penyihir yang digerakkan oleh lawan-lawan politik.

"Kami benar-benar menolak klaim yang tidak berdasar yang dibuat terhadap perdana menteri. Kampanye untuk mengubah pemerintahan sedang berlangsung, namun diperkirakan gagal, karena alasan sederhana: tidak akan ada apa-apa karena tidak ada apa-apa," Netanyahu memposting pernyataan di laman Facebooknya.

Harow, mantan kepala American friends of Likud (partai Netanyahu), adalah kepala staf perdana menteri dari 2009-2010, dan mulai 2013-2015.
(ian)
Berita Terkait
Aksi Brutal Polisi Israel...
Aksi Brutal Polisi Israel Serbu Puluhan Jemaah di Masjid Al-Aqsa
Israel Serang Kamp Al...
Israel Serang Kamp Al Maghazi di Gaza Saat Malam Natal Menewaskan 70 orang
Penampakan Rudal Iran...
Penampakan Rudal Iran saat Melintas di Atas Masjid Al Aqsa
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Israel Menembaki Warga...
Israel Menembaki Warga Gaza di Distribusi Bantuan, 155 Terluka dan 20 Tewas
Panik Dibombardir Iran,...
Panik Dibombardir Iran, Israel Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat
Berita Terkini
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
30 menit yang lalu
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
1 jam yang lalu
Jadi Target Rudal dan...
Jadi Target Rudal dan Drone Iran, Bahrain dan Kuwait Siaga Penuh
2 jam yang lalu
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
3 jam yang lalu
Drone dan Rudal Merusak...
Drone dan Rudal Merusak Bandara Kuwait, Beberapa Orang Terluka, Penerbangan Terganggu
3 jam yang lalu
5 Alasan Perseteruan...
5 Alasan Perseteruan AS dan Israel, Netanyahu Tak Bisa Dikendalikan
4 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved