Tak Cukup Suara, Senat AS Gagal Cabut Obamacare

Rabu, 26 Juli 2017 - 11:38 WIB
Tak Cukup Suara, Senat...
Tak Cukup Suara, Senat AS Gagal Cabut Obamacare
A A A
WASHINGTON - Rencana partai pemerintah, Republik, untuk menggantikan undang-udang kesehatan atau Obamacare berujung pada kegagalan karena tidak mendapatkan dukungan 60 suara. Alih-alih mencabut, Partai Republik sepakat untuk membuka perdebatan mengenai pencabutan Obamacare.

Senat AS menemui jalan buntu dimana hasil voting menunjukan suara 50-50, sebelum akhirnya Wakil Presiden Mike Pence memberikan suara seperti dikutip dari Reuters, Rabu (26/7/2017).

Dalam pemungutan suara pertama dari banyak kemungkinan yang akan datang minggu ini, rencana untuk mencabut dan mengganti Obamacare yang telah dikerjakan oleh Senat Republik selama berbulan-bulan gagal mendapatkan 60 suara yang dibutuhkan untuk persetujuan. Hasil pemungutan suara adalah 43 untuk yang mendukung dan 57 untuk menolak.

Sembilan anggota Partai Republik memilih untuk menentang undang-undang tersebut, yang akan membuat pemotongan yang dalam ke Medicaid, program asuransi kesehatan untuk orang miskin, dan mengurangi subsidi Obamacare untuk menurunkan mereka yang berpenghasilan untuk membantu membiayai biaya asuransi kesehatan.

Kalah dalam pemungutan suara dan membuka perdebatan bisa menjadi pukulan mematikan bagi upaya Republik untuk mencabut Obamacare. Efek lainnya adalah menimbulkan keraguan terhadap prospek Trump mencapai sejumlah item agenda legislatif lainnya, termasuk reformasi pajak.

"Kami memiliki kewajiban untuk bertindak. Kita tidak bisa membiarkan saat ini berlalu," McConnell mengatakan kepada senator sebelum memberikan suara, mengingatkan anggota Partai Republik bahwa mereka telah berjanji untuk mencabut Obamacare dalam empat pemilihan langsung.

Partai Republik merasa sulit memenuhi janji kampanye mereka untuk mencabut Obamacare, yang memungkinkan 20 juta lebih orang Amerika mendapatkan asuransi kesehatan.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa Obamacare sekarang jauh lebih populer daripada alternatif Republik. Kantor Anggaran Kongres nonpartisan memperkirakan bahwa undang-udang pengganti Senat dapat menyebabkan sekitar 22 juta orang Amerika diasuransikan.

Industri kesehatan telah menyaksikan perdebatan dengan tegang, dan setelah pemilihan beberapa kelompok mendesak Senat untuk mempertimbangkan kembali pendekatannya.

America's Essential Hospitals, sebuah kelompok yang mewakili rumah sakit pengaman, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya sangat menentang semua rencana Partai Republik. Kelompok ini juga khawatir pemotongan besar-besaran di Medicaid dalam undang-undang tersebut akan membahayakan kesehatan dan keamanan finansial jutaan pekerja dan keluarga.

Saham di perusahaan asuransi kesehatan Centene Corp (CNC.N) berbalik turun tajam setelah suara senat. Sebelumnya pada hari Selasa, perusahaan tersebut telah melaporkan keuntungan yang lebih baik dari perkiraan karena mendapat keuntungan dari bisnis Obamacare yang kuat.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
14 menit yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
2 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
3 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
3 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved