Israel Pasang Detektor Logam di Kompleks Masjid al-Aqsa, Situasi Memanas

Senin, 17 Juli 2017 - 08:22 WIB
Israel Pasang Detektor...
Israel Pasang Detektor Logam di Kompleks Masjid al-Aqsa, Situasi Memanas
A A A
YERUSALEM - Otoritas keamanan Israel memberlakukan aturan baru di pintu masuk kompleks Masjid al-Aqsa yang membuat situasi memanas. Israel memasang detektor logam dan CCTV yang membuat warga muslim menolak masuk ke kompleks masjid suci itu.

Perangkat itu dipasang aparat keamanan Israel saat membuka kembali Masjid al-Aqsa setelah ditutup dua hari menyusul serangan tiga pria bersenjata yang menewaskan dua polisi Israel pada hari Jumat.

Pejabat Masjid al-Aqsa menolak pemasangan detektor logam dan closed circuit television (CCTV). Para warga muslim juga memilih bertahan di luar kompleks masjid sampai aturan tersebut dicabut oleh Israel.

”Penutupan kompleks Masjid Al-Aqsa, pendudukan itu sendiri dan pencegahan seruan untuk salat tidak adil dan merupakan pelanggaran terhadap resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa serta kesepakatan internasional,” kata Omar Kiswani, Direktur Masjid al-Aqsa kepada wartawan di luar kompleks masjid suci tersebut, seperti dilansir Al Jazeera, Senin (17/7/2017).

”Kami menganggap pemerintah Israel yang bertanggung jawab atas perubahan yang mereka lakukan di Masjid al-Aqsa dan mengambil alih kendali dari kami. Kami akan tinggal di luar masjid sampai dipulihkan seperti yang kami tuntut,” lanjut Kiswani.

Puluhan jemaah muslim berkumpul untuk salat di sebuah pintu masuk Lions Gate (Gerbang Singa) Kota Tua Yersualem. Mereka dipantau aparat keamanan Israel.

Beberapa perempuan menangis, meminta para jemaah untuk tidak masuk ke kompleks masjid untuk sementara.

Sedikitnya dua orang dilaporkan ditahan setelah terjadi konfrontasi antara jemaah dengan pasukan Israel. ”Apa yang terjadi tidak bisa membenarkan hal ini,” kata Abu Mohammed, yang bekerja di sebuah klinik medis kecil di dalam kompleks Masjid al-Aqsa kepada Al Jazeera.

”Ini masjid kami dan kami menolak masuk melalui gerbang elektronik, ini tidak akan pernah bisa dikenakan pada kami.”

Aturan keamanan tambahan itu diumumkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Sabtu lalu. Dia mengatakan bahwa Israel mengambil kontrol yang hampir sepenuhnya atas apa yang terjadi di kompleks tersebut, untuk mencegah serangan di masa depan.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
23 menit yang lalu
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
1 jam yang lalu
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
1 jam yang lalu
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
2 jam yang lalu
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
2 jam yang lalu
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved