Korut Tegaskan Berhak Hukum Warga AS di Wilayah Mereka

Kamis, 11 Mei 2017 - 22:11 WIB
Korut Tegaskan Berhak...
Korut Tegaskan Berhak Hukum Warga AS di Wilayah Mereka
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) menegaskan, sebagai negara yang berdaulat, mereka berhak menangkap dan menghukum siapapun yang dianggap mengancam, termasuk warga Amerika Serikat (AS). Ini merupakan respon atas pernyataan yang dilontarkan oleh AS terkait penangkapan warga AS oleh Korut.
"Hak kami sebagai negara berdaulat untuk menghukum orang-orang Amerika dengan kejam karena telah melakukan kejahatan terhadap sistem pemerintahan kami," kata pemerintah Korut, seperti dilaporkan kantor berita KCNA pada Kamis (11/5).
Dalam pernyataan itu, Pyongyang juga menyebut deskripsi AS tentang penangkapan tersebut sebagai taktik tawar-menawar adalah murni sebuah kesombongan.
Seperti diketahui, Korut setidaknya menahan empat orang warga AS. Warga AS terbaru yang ditahan oleh Korut adalah Kim Hak Song. Hak Song ditangkap pada pekan lalu karena dicurigai melakukan tindakan melawan otoritas Korut.
Sebelumnya, Korut telah menahan Kim Sang-Duk, seorang profesor di Yanbian University of Science and Technology. Lalu ada pula Kim Dong-Chul yang dijatuhi hukuman 10 tahun kerja paksa karena dituduh ingin melakukan makar dan spionase.
Nama terakhir adalah Otto Warmbier, seorang mahasiswa University of Virginia berusia 22 tahun. Warmbier ditahan karena mencopot sebuah spanduk politik dari tembok hotel. Ia ditangkap aparat Korut ketika akan terbang meninggalkan Korut.
(esn)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
33 menit yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
1 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
2 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
3 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
4 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
5 jam yang lalu
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved