Napi Inggris Minta Boneka Seks untuk Akhiri Kenakalan di Penjara

Kamis, 11 Mei 2017 - 09:50 WIB
Napi Inggris Minta Boneka...
Napi Inggris Minta Boneka Seks untuk Akhiri Kenakalan di Penjara
A A A
LONDON - Seorang narapidana (napi) Inggris meminta agar para tahanan diberi boneka seks yang menyerupai perempuan cantik. Tujuannya, untuk mengimbangi efek testosteron yang terpendam sehingga bisa mengendalikan kenakalan di dalam penjara.

Napi yang meminta boneka seks itu bernama Jack Swarez. Dia menjalani hukuman hingga 17 tahun atas kasus narkoba.

Swarez mengemukakan teorinya soal perlunya boneka seks bagi napi di Inside Time, sebuah surat kabar untuk untuk para napi. Swarez terinspirasi oleh film dokumenter Channel 4 tentang pria yang tinggal dengan boneka seks.

”Saya perhatikan bahwa semua pria ini terlihat sangat bahagia dan bebas stres,” katanya. Saran Swarez itu juga sebagai solusi, karena Inggris tidak mengizinkan kunjungan suami atau istri untuk melayani hasrat seksual napi.

”Ada perusahaan yang memproduksi boneka wanita dan jika gagasan ini diterima, setiap orang yang membelinya bisa mengirim foto kekasih mereka dan meminta perusahaan memasukkan ciri mereka ke dalam boneka itu,” kata Swarez.

”Masalahnya, penjara kami penuh dengan pria muda yang penuh dengan testosteron yang akan memberikan lengan kanan mereka karena sedikit gairah,” ujar Swarez. ”Frustrasi atas situasi ini membuat para pemuda (napi) resah dan ingin membuat kerusakan.”

Menurut Swarez, boneka seks bisa membantu meringankan masalah yang sedang berlangsung di penjara.

Boneka seks, ujar Swarez, tidak hanya akan membantu mengatasi frustrasi para narapidana. ”Karena wanita boneka ini harus dilumpuhkan secara manual, ‘perokok’ memiliki kesempatan untuk melatih ‘paru-paru mereka’,” ujarnya. “Ini adalah situasi yang saling menguntungkan.”

”Mereka bisa menikmati malam kencan, menonton opera bersama, mendengarkan musik—semua yang biasa Anda lakukan dengan pasangan Anda,” papar Swarez, yang dilansir Russia Today, semalam (10/5/2017).

Meski demikian, Swarez menyarankan agar para tahanan hanya dibolehkan mengakses boneka mereka pada akhir pekan. ”Lepaskan penat dengan pasangannya dan taruh dia kembali ke dalam kotak,” imbuh dia.
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
1 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
2 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
3 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
4 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
5 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved