MA India Tegaskan Vonis Mati Geng Pemerkosa yang Guncang Delhi

Sabtu, 06 Mei 2017 - 03:12 WIB
MA India Tegaskan Vonis...
MA India Tegaskan Vonis Mati Geng Pemerkosa yang Guncang Delhi
A A A
NEW DELHI - Mahkamah Agung (MA) India pada hari Jumat menguatkan vonis mati empat orang pemerkosa mahasiswi di sebuah bus yang pernah mengguncang publik Delhi tahun 2012. Geng pemerkosa itu sebelumnya telah divonis mati pengadilan tinggi.

Keputusan MA India disambut tepuk tangan di ruang sidang pengadilan. Publik Delhi pernah marah besar dengan kasus pemerkosaan ini, di mana korban yang bernama Nirbhaya, 23, akhirnya meninggal di rumah sakit Singapura akibat luka parah, hampir di sekujur tubuh.

”Kami sangat senang bahwa Mahkamah Agung telah mendengar suara kami, dan mereka memahami rasa sakit Nirbhaya dalam masalah ini, dan bersamaan dengan Nirbhaya seluruh negara telah menemukan keadilan," kata ayah korban, Badrinath Singh, kepada wartawan di luar gedung pengadilan.

”Kita perlu bekerja agar jenis kejahatan yang terjadi pada Nirbhaya tidak akan terjadi lagi,” ujar Asha Singh, ibu korban, dalam sebuah konferensi pers.

”Pertarungan ini bukan milik kita sendiri, ini pertarungan setiap orang, ini semua adalah pertarungan setiap orang,” katanya lagi, seperti dikutip CNN, Sabtu (6/5/2017).

Empat terdakwa pemerkosa, Vinay Sharma, Akshay Thakur, Pawan Gupta dan Mukesh Singh awalnya dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan tinggi di India pada bulan September 2013. Namun mereka mengajukan banding ke pengadilan tertinggi.

Terdakwa lain yang masih di bawah umur saat serangan berlangsung menerima hukuman yang lebih rendah. Sedangkan terdakwa keenam meninggal di penjara.

Kasus pemerkosaan ini telah menyebabkan demonstrasi di India dan jadi sorotan media di seluruh dunia.

Meski telah divonis mati, namun eksekusi terhadap empat terdakwa belum ditentukan tanggalnya.

AP Singh, pengacara para terdakwa bersumpah untuk mengajukan permohonan petisi ke hakim agung MA. Dia juga akan mengajukan grasi kepada Presiden Pranab Mukherjee.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
13 menit yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
1 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved