Warganya Ditembak Mati Polisi Prancis, China Murka
Selasa, 28 Maret 2017 - 21:46 WIB
Warganya Ditembak Mati Polisi Prancis, China Murka
A
A
A
BEIJING - Pemerintah China mengaku marah atas penembakan yang dilakukan oleh polisi Prancis terhadap salah satu warganya di Paris. Pria China tersebut diketahui ditembak mati di dalam rumahnya.
Akibat penembakan ini, Kementerian Luar Negeri China dilaporkan memanggil perwakilan Prancis di Beijing. Mereka menuntut penjelasan Prancis mengenai penembakan ini, dan mendesak untuk segera dilakukannya penyelidikan.
Merespon permintaan Beijing, Kementerian luar negeri Prancis mengatakan dalam sebuah pernyataan penyelidikan sedang berlangsung, dan menambahkan keamanan warga China di Prancis adalah prioritas bagi otoritas nasional.
"Langkah-langkah keamanan tambahan telah diambil dalam beberapa bulan terakhir, dan semuanya telah dilakukan untuk menyediakan mereka dengan kondisi terbaik untuk hidup di sini dan untuk keamanan mereka," kata Kementerian luar negeri Prancis, seperti dilansir Reuters pada Selasa (28/3).
Penembakan yang diketahui terjadi pada hari Minggu tersebut memincu kerusuhan besar di Paris. Ratusan warga China di Prancis melempari kantor kepolisian Prancis, sebagai bentuk protes atas insiden ini.
Polisi sendiri mengatakan alasan warga China itu ditembak adalah karena dia berusaha menyerang polisi dengan gunting. Meski demikian, kepolisian menyebut penyelidikan mengenai hal ini tetap dilakukan.
Akibat penembakan ini, Kementerian Luar Negeri China dilaporkan memanggil perwakilan Prancis di Beijing. Mereka menuntut penjelasan Prancis mengenai penembakan ini, dan mendesak untuk segera dilakukannya penyelidikan.
Merespon permintaan Beijing, Kementerian luar negeri Prancis mengatakan dalam sebuah pernyataan penyelidikan sedang berlangsung, dan menambahkan keamanan warga China di Prancis adalah prioritas bagi otoritas nasional.
"Langkah-langkah keamanan tambahan telah diambil dalam beberapa bulan terakhir, dan semuanya telah dilakukan untuk menyediakan mereka dengan kondisi terbaik untuk hidup di sini dan untuk keamanan mereka," kata Kementerian luar negeri Prancis, seperti dilansir Reuters pada Selasa (28/3).
Penembakan yang diketahui terjadi pada hari Minggu tersebut memincu kerusuhan besar di Paris. Ratusan warga China di Prancis melempari kantor kepolisian Prancis, sebagai bentuk protes atas insiden ini.
Polisi sendiri mengatakan alasan warga China itu ditembak adalah karena dia berusaha menyerang polisi dengan gunting. Meski demikian, kepolisian menyebut penyelidikan mengenai hal ini tetap dilakukan.
(esn)