Trump Tuding Partai Demokrat Biang Kerok Ditolaknya RUU Kesehatan

Sabtu, 25 Maret 2017 - 13:11 WIB
Trump Tuding Partai...
Trump Tuding Partai Demokrat Biang Kerok Ditolaknya RUU Kesehatan
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyalahkan Demokrat setelah ia harus menarik RUU Kesehatan dari Kongres. Trump menyebut Partai Demokrat kurang bekerja sama meskipun Partai Republik memegang kursi mayoritas di Kongres.

"Saya sudah mengatakan selama satu tahun setengah bahwa hal terbaik yang bisa kita lakukan, berbicara secara politis, adalah membiarkan Obamacare meledak. Ini meledak sekarang," katanya.

"Ketika Anda tidak mendapatkan dukungan dari sisi lain, berarti dari Partai Demokrat, itu benar-benar situasi yang sulit," tambahnya seperti dikutip dari Independent, Sabtu (25/3/2017).

Trump lantas mengatakan bahwa pada akhirnya Partai Demokrat akan melihat kesalahan atas cara mereka. "Saya benar-benar percaya bahwa Demokrat akan datang kepada kami dan mengatakan, dengar, mari kita bersama-sama dan mendapatkan undang-undang kesehatan yang hebat, atau rencana, dimana itu menjadi benar-benar bagus untuk rakyat kita," katanya.

Membatalkan dan menggantikan yang disebut Obamacare adalah topik utama dari kampanye pemilihan Trump. Trump berjanji bahwa undang-undang baru akan mencakup lebih banyak orang dengan biaya yang lebih rendah. RUU ini tetap mempertahankan beberapa elemen populer dari Obamacare tetapi membatasi pendanaan federal untuk masa depan Medicaid, yang meliputi masyarakat berpenghasilan rendah.

Perubahan terbaru RUU itu akan membuatnya lebih mahal daripada yang diperkirakan sebelumnya. Analis anggaran mengatakan jumlah warga AS yang tidak diasuransikan akan meningkat menjadi 24 juta pada 2026 dibawa undang-undang baru. Sementara kelompok yang mewakili dokter, rumah sakit dan orang tua menentang undang-undang tersebut.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
50 menit yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
1 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
2 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
3 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
4 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
5 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved