Teheran: Dunia Tak Perlu Intervensi Urusan Dalam Negeri Iran
Selasa, 07 Februari 2017 - 15:16 WIB
Teheran: Dunia Tak Perlu Intervensi Urusan Dalam Negeri Iran
A
A
A
TEHERAN - Kementerian Luar Negeri Iran memperingatkan dunia internasional untuk tidak mengurusi urusan dalam negeri mereka. Peringatan ini muncul setelah adanya kritikan keras dari dunia internasional, khususnya Amerika Serikat (AS) soal pengembangan program rudal Teheran.
"Iran siap untuk mempertahankan program rudal dengan kekuatan penuh di tengah adanya upaya intervensi dari negara-negara lain," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi.
"Ketika berbicara mengenai kepentingan dalam negeri Iran, Kami berhak untuk mengambil keputusan kami sendiri. Dan, kami tidak perlu konsultasi dengan orang lain atas masalah tersebut," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (7/2).
Pekan lalu, AS terus menerus melemparkan krikan dan kecaman terhadap Iran. Kecaman dan kritikan ini muncul setelah Iran memulai kembali uji coba rudal balisitik.
Pada hari Jumat, Penasihat Keamanan Nasional AS Michael Flynn dan Ketua Parlemen AS Paul Ryan menyebut Iran terus membantu teroris, menyebut uji coba rudal Iran adalah pelanggaran terhadap resolusi DK PBB.
Pada hari Sabtu, Menteri Pertahanan AS James Mattis juga mengecam Iran untuk mensponsori terorisme dan menambahkan AS dan negara-negara lain harus berkomunikasi untuk menghalau ancaman yang ditimbulkan Iran.
"Iran siap untuk mempertahankan program rudal dengan kekuatan penuh di tengah adanya upaya intervensi dari negara-negara lain," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi.
"Ketika berbicara mengenai kepentingan dalam negeri Iran, Kami berhak untuk mengambil keputusan kami sendiri. Dan, kami tidak perlu konsultasi dengan orang lain atas masalah tersebut," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (7/2).
Pekan lalu, AS terus menerus melemparkan krikan dan kecaman terhadap Iran. Kecaman dan kritikan ini muncul setelah Iran memulai kembali uji coba rudal balisitik.
Pada hari Jumat, Penasihat Keamanan Nasional AS Michael Flynn dan Ketua Parlemen AS Paul Ryan menyebut Iran terus membantu teroris, menyebut uji coba rudal Iran adalah pelanggaran terhadap resolusi DK PBB.
Pada hari Sabtu, Menteri Pertahanan AS James Mattis juga mengecam Iran untuk mensponsori terorisme dan menambahkan AS dan negara-negara lain harus berkomunikasi untuk menghalau ancaman yang ditimbulkan Iran.
(esn)