Trump Bakal Lakukan Investigasi Terkait Pemilih Siluman
Rabu, 25 Januari 2017 - 20:45 WIB
Trump Bakal Lakukan Investigasi Terkait Pemilih Siluman
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia akan melakukan investigasi besar-besaran terhadap pemilih siluman dalam pemilu pada November lalu. Padahal, konsensus di antara pejabat negara, ahli pemilu, dan politisi menyatakan bahwa pemilih siluman langka di AS.
"Saya akan meminta penyelidikan terutama terhadap pemilih siluman, termasuk yang terdaftar untuk memilih di dua negara, mereka yang ilegal dan bahkan, mereka terdaftar untuk memilih yang telah meninggal (dan banyak untuk waktu yang lama). Tergantung pada hasil, kami akan menguatkan prosedur pemilu," kata Trump di akun Twitternya.
Meski begitu, Trump tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait cuitannya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (25/1/2017).
Pengumuman Trump di Twitter mengikuti konferensi pers Gedung Putih pada Selasa kemarin. Saat itu, juru bicara Gedung Putih Sean Spicer menegaskan bahwa Trump percaya bahwa jutaan imigran ilegal ikut memilih dalam pemilihan 8 November.
Spicer tidak memberikan bukti untuk mendukung keyakinan mereka. Ketika ditanya apakah Trump akan melakukan investigasi jika ia pikir ada seperti serangan skala besar pada pondasi dasar demokrasi Amerika, ia mengatakan belum ada rencana.
"Mungkin kita akan melakukannya, apa pun mungkin," jawab Spicer setelah ia ditanyai terus-menerus.
"Saya akan meminta penyelidikan terutama terhadap pemilih siluman, termasuk yang terdaftar untuk memilih di dua negara, mereka yang ilegal dan bahkan, mereka terdaftar untuk memilih yang telah meninggal (dan banyak untuk waktu yang lama). Tergantung pada hasil, kami akan menguatkan prosedur pemilu," kata Trump di akun Twitternya.
Meski begitu, Trump tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait cuitannya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (25/1/2017).
Pengumuman Trump di Twitter mengikuti konferensi pers Gedung Putih pada Selasa kemarin. Saat itu, juru bicara Gedung Putih Sean Spicer menegaskan bahwa Trump percaya bahwa jutaan imigran ilegal ikut memilih dalam pemilihan 8 November.
Spicer tidak memberikan bukti untuk mendukung keyakinan mereka. Ketika ditanya apakah Trump akan melakukan investigasi jika ia pikir ada seperti serangan skala besar pada pondasi dasar demokrasi Amerika, ia mengatakan belum ada rencana.
"Mungkin kita akan melakukannya, apa pun mungkin," jawab Spicer setelah ia ditanyai terus-menerus.
(ian)