Hamas-Fatah Sepakat Bentuk Pemerintahan Palestina Bersatu Baru

Rabu, 18 Januari 2017 - 18:55 WIB
Hamas-Fatah Sepakat...
Hamas-Fatah Sepakat Bentuk Pemerintahan Palestina Bersatu Baru
A A A
MOSKOW - Dua faksi terbesar di Palestina, yakni Fatah dan Hamas dilaporkan telah sepakat untuk kembali membentuk pemerintahan persatuan. Kesepakatan ini dicapai setelah terjadi pembicaraan selama tiga hari di Moskow.
Pembicaraan yang dimediasi oleh Rusia itu berlangsung sejak awal pekan lalu. Seorang pejabat Fatah bernama Azzam al-Ahmad mengatakan, kesepakatan ini direalisasikan dalam kurun waktu 48 jam ke depan.
"Kami telah mencapai kesepakatan, dalam waktu 48 jam, kami akan menghubungi Mahmoud Abbas untuk memulai konsultasi tentang pembentukan pemerintahan ini," kata Ahmad. Abbas adalah Presiden Palestina, sekaligus pemimpin dari Fatah.
Sementara itu, wakil kepala bagian politik Hamas, Moussa Abu Marzouk menyatakan pemerintah persatuan adalah alat yang paling efektif untuk mengatasi perpecahan di antara kelompok-kelompok di Palestina. Dia menyebut pihaknya bertanggung jawab untuk mempromosikan solusi, termasuk penyelenggaraan pemilu yang bebas dan demokratis di Tepi Barat dan Jalur Gaza.
"Jika Fatah atau Hamas melakukan kompromi untuk mencapai persatuan Palestina, ini tidak dianggap sebagai kompromi dengan cara apapun. Konsep dan realitas kesatuan, ketika hal ini terjadi antara semua pihak Palestina, ini adalah kemenangan, bukan kerugian bagi semua pihak. Semua orang akan menang," ucapnya, seperti dilansir Presstv pada Rabu (18/1).
(esn)
Berita Terkait
Timnas Palestina Tiba...
Timnas Palestina Tiba di Indonesia, Yel-Yel Ahlan Wa Sahlan Menggema
Palestina Desak Belanda...
Palestina Desak Belanda Mengakui Negara Palestina
Aksi Bela Palestina,...
Aksi Bela Palestina, Ratusan Nelayan Mabak Gelar Aksi di Lautan Merak
Ikut Aksi Bela Palestina,...
Ikut Aksi Bela Palestina, Hidayat Nur Wahid Minta Prabowo Tegas Bela Kemerdekaan Palestina
Ribuan Warga Kembali...
Ribuan Warga Kembali ke Rumah Mereka meski Kota Gaza telah Hancur
Brigade Jenin Tolak...
Brigade Jenin Tolak Serahkan Senjata, Rakyat Palestina Ingin Akhiri Perang Saudara
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
1 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
1 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
2 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
2 jam yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
4 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
5 jam yang lalu
Infografis
Respons Jubir Militer...
Respons Jubir Militer Hamas Terkait Pemimpin Baru Yahya Sinwar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved