Eks Presiden Portugal Penumbang Diktator Terlama Eropa Meninggal

Minggu, 08 Januari 2017 - 04:49 WIB
Eks Presiden Portugal...
Eks Presiden Portugal Penumbang Diktator Terlama Eropa Meninggal
A A A
LISBON - Mantan presiden Portugal, Mario Soares, meninggal dunia pada usia 92, pada hari Sabtu. Soares dikenal sebagai tokoh pembuka jalan demokrasi Portugal dan musuh diktator terlama Eropa, Antonio de Oliveira Salazar.

Soares berperan penting setelah kudeta tahun 1974 yang mengakhiri 48 tahun kediktatoran Antonio de Oliveira Salazar.

“Setelah kesehatannya secara umum memburuk, Soares dirawat di rumah sakit Lisbon bulan lalu,” kata Jose Barata, juru bicara Rumah Sakit Palang Merah di Lisbon. Menurutnya, Soares menghabiskan sepuluh hari dalam perawatan intensif.

Selama perlawanan terhadap kediktatoran Antonio de Oliveira Salazar, Soares ditangkap berkali-kali dan diasingkan di Prancis. Dia dipenjara selama hampir tiga tahun dan menikah dengan Maria de Jesus Barroso pada tahun 1949 ketika dia berada di penjara.

Soares menjadi Perdana Menteri Portugal periode 1976-1978, setelah "Revolusi Bunga" mengakhiri kediktatoran sayap kanan. Pada kudeta 25 April 1974, kediktatoran terlama di Eropa tersebut resmi berakhir.

Nama “Revolusi Bunga” diambil dari sosok penjual bunga yang menyerahkan bunga musiman yang mekar kepada prajurit Portugal. ”Ini adalah revolusi yang paling murni dari abad ke-20,” kata politikus veteran Sosialis Protugal, Jose Magalhaes.

Rui Ramos, seorang sejarawan Portugal mencatat peran Soares yang dia sebut peran historis di negara tersebut. ”Mario Soares menantang semua proposal yang besar,” kata Ramos seperti dikutip Bloomberg, Minggu (8/1/2017). ”Itu peran historis dari orang ini, dari pusat kota Lisbon.”

Prosesi pemakamannya akan berlangsung tiga hari, di mana dua hari pertama, jenazah Soares akan disemayamkan di Biara Jeronimos dan kemudian dibawa ke Balai Kota Lisbon. Mantan presiden berusia 92 tahun itu merupakan sosok agnostik, sehingga tidak ada misa Katolik untuk dirinya.
(mas)
Berita Terkait
Portugal Bangkit dari...
Portugal Bangkit dari Ketinggalan untuk Menaklukkan Skotlandia 2-1 di UEFA Nations League
Lumat Israel, Portugal...
Lumat Israel, Portugal Tutup Persiapan Piala Eropa 2020 dengan Sempurna
Strategi Baru Tak Berjalan...
Strategi Baru Tak Berjalan Mulus, Fernando Santos: Portugal Masih Harus Perbaiki Diri
Ratusan Warga Brasil...
Ratusan Warga Brasil di Lisbon, Portugal Menyaksikan Terpilihnya Lula Da Silva Sebagai Presiden Brasil
Borong Dua Gol, CR7...
Borong Dua Gol, CR7 Cetak Rekor Baru dan Bawa Kemenangan Portugal Atas Irlandia
Juarai MotoGP Portugal...
Juarai MotoGP Portugal 2024, Jorge Martin Melesat ke Puncak!
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
1 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
6 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
6 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
7 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
9 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved