Paket Ransel Mencurigakan Picu Evakuasi Massal di Markas Trump

Rabu, 28 Desember 2016 - 06:38 WIB
Paket Ransel Mencurigakan...
Paket Ransel Mencurigakan Picu Evakuasi Massal di Markas Trump
A A A
NEW YORK - Evakuasi massal terjadi di Trump Tower, New York, Amerika Serikat (AS) setelah ditemukan paket mencurigakan di dalam tas ransel pada Rabu (28/12/2016) WIB. Trump Tower merupakan gedung pencakar langit 58 lantai yang jadi markas sekaligus tempat tinggal presiden terpilih AS Donald Trump.

Setelah diselidiki, paket mencurigakan itu ternyata hanya mainan anak-anak. Meski demikian, paket itu telah membuat pihak Kepolisian New York dan kru pemadam kebakaran siaga tinggi di ikon bangunan Manhattan tersebut.

Pihak berwenang melakukan evakuasi massal secara cepat untuk sebagai tindakan pencegahan dari kemungkinan terburuk. Associated Press mengutip pihak berwenang menyatakan bahwa paket yang ditemukan tidak berbahaya.

Presiden terpilih Donald Trump tidak berada di Trump Tower saat evakuasi massal terjadi. Trump sedang berada di rumahnya yang lain, di Mar-a-Lago Estate di Florida.

Sumber di Departemen Kepolisian New York membenarkan bahwa evakuasi massal dipicu keberadaan paket mencurigakan. Sebuah video yang diunggah pengguna akun @MicahGrimes menunjukkan kepanikan hebat ketika polisi memerintahkan semua orang untuk menjauh dari Trump Tower. ”Harus meninggalkan, ayo, bergerak,” teriak polisi, dalam video itu, sebagaimana dikutip NBC News.

Juru bicara Departemen Kepolisian New York Stephen Davis mengatakan tas ransel berisi paket mencurigakan pertama kali ditemukan di dekat pintu masuk ke toko Niketown di gedung pencakar langit tersebut. Aparat penjinak bom kemudian memeriksa paket, sampai akhirnya diketahui bahwa paket itu hanya mainan anak-anak.

“Itu histeris,” kata Andy Martin, 16, warga New York City, yang berada di Manhattan dengan keluarganya menggambarkan situasi di Trump Tower. “Polisi berteriak dan memberitahu orang-orang untuk menjauh.”
(mas)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
27 menit yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
1 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
1 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
2 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
2 jam yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved