Tusuk Polisi Israel dengan Obeng, Pemuda Palestina Ditembak Mati
Kamis, 15 Desember 2016 - 00:51 WIB
Tusuk Polisi Israel dengan Obeng, Pemuda Palestina Ditembak Mati
A
A
A
YERUSALEM - Pasukan Israel menembak mati seorang pemuda Palestina di Kota Tua Yerusalem Timur, Rabu (14/12) petang. Pemuda berusia 21 tahun itu ditembak setelah ia menikam seorang perwira polisi Israel dan seorang warga sipil. Keduanya dilaporkan hanya menderita luka ringan.
Seperti dilaporkan Ma’an News, juru bicara polisi Israel Luba al-Samri mengatakan, tersangka mendekati sekelompok pasukan polisi Israel yang tengah berjaga di dekat rumah sakit Austria Hospice. “Ia mengambil obeng dan menusuk salah satu petugas di bagian kepala dan menyebabkan luka ringan,” jelas al-Samri.
“Pasukan Israel lalu “menetralisir” pemuda itu. Ia dibawa ke rumah sakit Hadassah dalam kondisi kritis,” lanjut al-Samri. Ia juga menjelaskan, pemuda itu berasal dari Beit Surik, sebuah desa di Tepi Barat.
Pasukan Israel kerap menggunakan istilah "menetralisir" untuk menunjukkan bahwa warga Palestina telah terbunuh atau terluka oleh pasukan Israel. Seorang juru bicara rumah sakit Hadassah mengatakan kepada Ma'an, pemuda Palestina itu tewas akibat luka tembak.
Seorang saksi mata mengatakan, pemuda Palestina itu sempat dibiarkan terbaring di tanah dengan pendarahan hebat. Seorang dokter Palestina tiba di tempat kejadian, tetapi sempat diusir oleh pasukan Israel. Namun akhirnya, pasukan Israel membiarkan dokter itu memberikan pertolongan pertama pada pemuda tersebut sampai ambulans Israel tiba di lokasi.
Seperti dilaporkan Ma’an News, juru bicara polisi Israel Luba al-Samri mengatakan, tersangka mendekati sekelompok pasukan polisi Israel yang tengah berjaga di dekat rumah sakit Austria Hospice. “Ia mengambil obeng dan menusuk salah satu petugas di bagian kepala dan menyebabkan luka ringan,” jelas al-Samri.
“Pasukan Israel lalu “menetralisir” pemuda itu. Ia dibawa ke rumah sakit Hadassah dalam kondisi kritis,” lanjut al-Samri. Ia juga menjelaskan, pemuda itu berasal dari Beit Surik, sebuah desa di Tepi Barat.
Pasukan Israel kerap menggunakan istilah "menetralisir" untuk menunjukkan bahwa warga Palestina telah terbunuh atau terluka oleh pasukan Israel. Seorang juru bicara rumah sakit Hadassah mengatakan kepada Ma'an, pemuda Palestina itu tewas akibat luka tembak.
Seorang saksi mata mengatakan, pemuda Palestina itu sempat dibiarkan terbaring di tanah dengan pendarahan hebat. Seorang dokter Palestina tiba di tempat kejadian, tetapi sempat diusir oleh pasukan Israel. Namun akhirnya, pasukan Israel membiarkan dokter itu memberikan pertolongan pertama pada pemuda tersebut sampai ambulans Israel tiba di lokasi.
(esn)