Merkel: Jerman Tak Akan Ubah Kebijakan Satu-China

Senin, 12 Desember 2016 - 23:55 WIB
Merkel: Jerman Tak Akan...
Merkel: Jerman Tak Akan Ubah Kebijakan Satu-China
A A A
BERLIN - Jerman tidak akan mengubah kebijakan satu-China. Demikian ditegaskan Kanselir Jerman, Angela Merkel, Senin (12/12). Pernyataan ini menanggapi komentar Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang mengaku tak merasa terikat dengan kebijakan satu-China.

“Kami masih berdiri dengan kebijakan satu-China dan kami tidak akan mengubah sikap kami," kata Merkel dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Kroasia Andrej Plenkovic, ketika ditanya tentang pernyataan Trump yang mempertanyakan kebijakan yang diterapkan Pemerintah AS selama hampir 4 dekade.

Sebelumnya, pada awal bulan ini, Trump telah melakukan percakapan telepon dengan Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen. Ini adalah pertama kalinya seorang presiden atau presiden AS terpilih melakukan kontak dengan Taiwan, sejak Presiden Jimmy Carter mengadopsi kebijakan satu China pada tahun 1979.

Melalui akun Twitter-nya, Trump mengaku jika Presiden Taiwan menelponnya untuk memberikan ucapan selamat. "Presiden Taiwan menelpon untuk mengucapkan selamat atas kemenangan Saya sebagai presiden. Terima kasih!" cuitnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (3/12).

Sikap Trump yang merasa tak terikat dengan kebijakan satu-China telah mengundang reaksi keras Beijing. China mendesak pemerintahan baru AS kelak untuk mematuhi kebijakan itu. "Kebijakan satu-China adalah dasar ikatan politik China-AS," kata Geng Shuang, juru bicara Kementerian Luar Negeri China pada konferensi pers harian.
(esn)
Berita Terkait
Delegasi Uni Eropa dan...
Delegasi Uni Eropa dan Kedutaan Besar Jerman di China Gunakan IP dari Amerika Serikat
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Jerman: AS dan Eropa...
Jerman: AS dan Eropa Harus Bersatu Dalam Perang Dingin Baru dengan China
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
Berita Terkini
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
40 menit yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
1 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
2 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
3 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
4 jam yang lalu
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
5 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved