Bos Baru MI6: James Bond Ubah Cara Hidup jika Ingin Gabung

Sabtu, 10 Desember 2016 - 14:38 WIB
Bos Baru MI6: James...
Bos Baru MI6: James Bond Ubah Cara Hidup jika Ingin Gabung
A A A
LONDON - Kepala baru dinas intelijen Inggris MI6, Alex Younger, mengatakan James Bond harus mengubah cara hidupnya jika ingin bergabung dengan MI6. Komentar bos baru intelijen Inggris itu muncul sebagai guyonan.

Younger yang dikenal dalam internal MI6 sebagai “C” mengakui bahwa konflik tentang tokoh James Bond yang dikenal sebagai “agen 007” memberi pengaruh pada organisasinya. Younger, satu-satunya anggota dari MI6 yang dapat diidentifikasi secara terbuka.

Beberapa rincian dari hidupnya telah diterbitkan. Mantan perwira tentara berusia 53 tahun bergabung dengan MI6 pada tahun 1991, yang mengkhususkan diri dalam kontra-terorisme serta bertugas Timur Tengah dan Afghanistan. Dia terlibat dalam mengorganisir keamanan untuk Olimpiade London.

”Saya berkonflik tentang (tokoh) Bond. Dia telah menciptakan brand yang kuat untuk MI6. Ada beberapa orang yang tidak akan datang ke jamuan makan siang jika saya mengundang mereka. Banyak dari rekan-rekan kami iri pengakuan global semata dari akronim kami,” katanya.

C sebelum posisinya dalam MI6 terungkap, selama ini diyakini sebagai versi kehidupan nyata dari M (kode kepala MI6 sebelumnya, Sir George Mansfield Smith-Cumming).

”Dan untuk menjadi adil, ada beberapa aspek dari genre yang beresonansi dalam kehidupan nyata; dedikasi sengit ke pertahanan Inggris, misalnya,” ujar Younger, seperti dikutip Guardian, kemarin.

“(Dalam) kehidupan nyata 'Q' (kode nama James Bond) ingin saya untuk mengatakan bahwa kita juga menikmati pemahaman yang mendalam dari gadget. Tapi itu cukup banyak kesamaan di akhir. Dan, yang Bond terapkan (jika) akan bergabung MI6 sekarang, dia harus mengubah cara hidupnya,” lanjut kepala baru “telik sandi” Inggris ini.

Younger memperingatkan bahwa Inggris tidak akan pernah aman dari ancaman teror Suriah sampai perang sipil di negara itu diakhiri. Dalam pidato publik pertamanya, Younger mengatakan ada 12 rencana serangan teror terhadap Inggris yang berhasil digagalkan dalam tiga tahun terakhir.

Berbicara kepada wartawan di markas MI6 di Vauxhall, London, dia juga mengkritik Rusia yang telah “mencitrakan” rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.

”Nasib dari Suriah terus memburuk,” ujarnya yang tidak bisa memastikan kapan krisis Suriah bisa berakhir.
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
1 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
1 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
3 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
4 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
5 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
5 jam yang lalu
Infografis
Mobil Bekas James Bond...
Mobil Bekas James Bond Laku Rp93 Miliar, Cetak Rekor Baru Penjualan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved