Dianggap Berbahaya, LSM Ulama Zakir Naik Dilarang di India

Kamis, 17 November 2016 - 00:21 WIB
Dianggap Berbahaya,...
Dianggap Berbahaya, LSM Ulama Zakir Naik Dilarang di India
A A A
NEW DELHI - Pemerintah pusat India resmi melarang lembaga swadaya masyarakat (LSM) Islamic Research Foundation (IRF) yang didirikan ulama Dr Zakir Naik. Alasannya, LSM itu dianggap berbahaya karena mendorong radikalisasi dan mengenalkan pemuda pada dunia terorisme.

Larangan dari Pemerintah India yang diumumkan hari Selasa berlaku hingga lima tahun ke depan. Larangan IRF berdasarkan Unlawful Activities (Prevention) Act (UAPA) dan disetujui dalam rapat Kabinet Persatuan yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi.

Pemerintah India menganggap deklarasi IRF melanggar hukum Pasal 3 dari UAPA. Sumber-sumber di Kementerian Dalam Negeri India mengatakan bahwa pemerintah memiliki kasus yang kuat terhadap IRF. Zakir Naik dituding terlibat dalam memanfaatkan dana LSM itu untuk meradikalisasi pemuda.

Beberapa organisasi lainnya yang dijalankan oleh Zakir Naik, juga telah berada di bawah pengawasan Pemerintah India.

Sementara itu, pengacara IRF, Mubin Solkar, kepada Mumbai Mirror, mengaku belum tahu jika IRF resmi dilarang di India. ”Kami belum menerima pemberitahuan atau komunikasi dari pemerintah tentang pelarangan IRF,” ujarnya yang dikutip Kamis (17/11/2016).

Tapi, sumber lain dari IRF mengatakan bahwa mereka berencana untuk mengajukan banding terhadap larangan tersebut.

Keputusan Pemerintah India melarang LSM yang didirikan ulama Zakir Naik ini bukan secara tiba-tiba. Badan Investigasi Nasional (NIA) dan Kepolisian Mumbai telah menyelidiki berbagai pidato atau ceramah Zakir Naik baik di dalam negeri India maupun di luar negeri yang dianggap berbahaya.

Menurut laporan penyelidikan, IRF telah terlibat dalam konversi agama di seluruh negeri. Kepolisian Mumbai bahkan telah mengindikasikan bahwa IRF memiliki hubungan dengan kelompok teroris terlarang.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
21 menit yang lalu
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
1 jam yang lalu
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
1 jam yang lalu
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
2 jam yang lalu
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
3 jam yang lalu
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved