Bos Cybersecurity Mundur setelah Ancam Tembak Mati Donald Trump

Rabu, 16 November 2016 - 04:45 WIB
Bos Cybersecurity Mundur...
Bos Cybersecurity Mundur setelah Ancam Tembak Mati Donald Trump
A A A
WASHINGTON - Presiden dan CEO dari PacketSled, sebuah perusahaan cybersecurity yang mengembangkan software untuk mendeteksi asal serangan cyber, telah mengundurkan diri setelah dia menulis ancaman akan menembak mati presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Bos perusahaan cybersecurity bernama Matt Harrigan pernah mengancam akan membunuh Trump dengan senapan sniper.

Ancaman pembunuhan itu dia tulis di Facebook dan viral di internet. Harrigan telah meminta maaf dan menganggap ancamannya itu hanya “lelucon kasar”.

”Saya akan membunuh Presiden. Pemilu,” ancam Harrigan mengancam di salah satu posting Facebook yang telah menyebar di Reddit sebelum dia mengapusnya.

”Mendapatkan senapan sniper dan bertengger sendiri itu penting. Cari kamar tidur di Gedung Putih yang cocok untuk anda, motherf *** er. Saya akan menemukan Anda,” lanjut ancaman Harrigan.

Pengguna Facebook lainnya telah memperingatkan Harrigan bahwa dia bisa berusan dengan FBI dengan ancamannya itu. Dia akhirnya memilih menghapusnya.

Pihak perusahaan PacketSled pada hari Senin menyatakan bahwa Harrigan akan menjalani cuti administratif. ”Segera melaporkan (komentar pembunuhan) kepada dinas rahasia,” kata pihak PacketSled dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Russia Today, Rabu (16/11/2016).

Namun, pada hari Selasa perusahaan yang berbasis di San Diego itu telah menerima surat pengunduran diri Harrigan.
(mas)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
3 jam yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
4 jam yang lalu
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
5 jam yang lalu
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
6 jam yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
7 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
8 jam yang lalu
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved