Reaksi Dunia atas Kemenangan Donald Trump

Rabu, 09 November 2016 - 15:34 WIB
Reaksi Dunia atas Kemenangan...
Reaksi Dunia atas Kemenangan Donald Trump
A A A
WASHINGTON - Donald John Trump jadi presiden terpilih Amerika Serikat (AS) setelah mengalahkan rivalnya, Hillary Rodham Clinton, dalam pemilihan presiden (Pilpres) AS hari ini (9/11/2016) WIB. Sejumlah pemimpin dan politisi dunia sudah bereaksi atas kemenangan Donald Trump.

Berikut reaksi sejumlah negara di dunia dalam menanggapi kemenangan Donald Trump sebagai presiden baru AS.

Korea Selatan

Menteri Luar Negeri Korea Selatan Yun Byung-se mengatakan bahwa dia percaya Donald Trump akan mempertahankan kebijakan AS untuk menekan Korea Utara atas uji coba nuklir dan rudal.

”Trump telah menunjukkan bahwa masalah terbesar yang dihadapi dunia adalah ancaman nuklir dan anggota tim keamanan nasionalnya memegang posisi yang menerapkan tekanan yang kuat terhadap Korea Utara,” kata Yun.

Dia membuat komentar dalam pertemuan dengan anggota parlemen yang dijadwalkan untuk membahas hasil dari Pilpres AS.

Filipina

Di Filipina, Presiden Rodrigo Duterte menyampaikan ucapan selamat yang hangat kepada presiden terpilih AS, Donald Trump. Dia berharap bisa bekerja dengannya untuk meningkatkan hubungan.

Duterte selama ini meluapkan kemarahannya kepada pemerintahan Barack Obama dan mengancam berulang kali akan mengakhiri aliansi kedua negara.

Menteri Komunikasi Filipina Martin Andanar mengatakan bahwa Presiden Duterte memuji demokrasi di AS.

“Duterte berharap untuk bekerja dengan administrasi (pemerintah baru AS) untuk meningkatkan hubungan Filipina dan AS, saling menghormati, saling menguntungkan dan berbagi komitmen untuk cita-cita demokrasi dan supremasi hukum,” katanya.

Prancis

Pemerintah Prancis belum secara resmi bersikap soal kemenangan Trump. Namun, pemimpin sayap kanan partai Front Nasional Prancis, Marine Le Pen, mengucapkan selamat untuk Donald Trump. Menurutnya, kemenangan Trump mengejutkan dalam pemilihan presiden AS.

”Selamat kepada presiden baru Amerika Serikat Donald Trump dan kebebasan orang-orang Amerika!" katanya di Twitter.

Jerman

Anggota senior partai konservatif pimpinan Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan kepada radio Jerman bahwa pemerintah Jerman tidak yakin apa yang dikerjakan Trump setelah berkantor di Gedung Putih.

"Kami menyadari sekarang bahwa kami tidak tahu apa yang presiden Amerika ini akan lakukanjika suara kemarahan memasuki kantor dan suara kemarahan menjadi orang yang paling berkuasa di dunia,” kritik Norbert Roettgen, anggota dari Uni Demokratik Kristen ( CDU) yang juga Kepala Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Jerman, kepada radio Deutschlandfunk.

”Secara geopolitik kita berada dalam situasi yang sangat tidak pasti,” ujarnya.

Rusia

Kremlin belum berkomentar resmi atas kemenangan Trump sebagai presiden baru AS. Namun, Kirill Dmitriev, Kepala Sovereign Wealth Fund Rusia, mengatakan dia yakin kemenangan Trump akan mengurangi konfrontasi geopolitik.

"Mengurangi konfrontatif (yang jadi) kebijakan luar negeri AS akan membuka peluang besar bagi sendi perdagangan dan investasi (Rusia-AS),” katanya dalam sebuah pernyataan.

Dmitriev mengatakan bahwa dia yakin pasar keuangan akan cepat sembuh.”Seperti yang mereka lakukan setelah Brexit,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pasar Taruhan Unggulkan...
Pasar Taruhan Unggulkan Trump Menangkan Pilpres Amerika Serikat 2024
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Akui Kekalahan dari...
Akui Kekalahan dari Donald Trump di Pilpres AS, Kamala Harris Sampaikan Pidato Konsesi
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
1 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
2 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
4 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
8 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
9 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved