Palestina Tuduh Israel Coba Bunuh Abbas seperti Yasser Arafat

Selasa, 08 November 2016 - 16:51 WIB
Palestina Tuduh Israel...
Palestina Tuduh Israel Coba Bunuh Abbas seperti Yasser Arafat
A A A
RAMALLAH - Otoritas Palestina (PA) menuduh Israel mencoba untuk membunuh Presiden Mahmoud Abbas seperti yang dilakukan terhadap pemimpin Palestina sebelumnya, Yasser Arafat. Media Israel menilai tuduhan itu sebagai fitnah.

Tuduhan oleh Otoritas Palestina itu menjadi laporan Palestinian Media Watch (PMW), situs yang memonitor hasutan anti-Israel. Tuduhan itu pertama kali dipublikasikan media Palestina, Maan News dan juga muncul dalam pernyataan resmi Otoritas Palestina.

“Laporan Israel mengenai Presiden Abbas ini yang paling berbahaya,” kata juru bicara faksi Fatah pendukung Abbas, Osama Al-Qawasmi. Menurutnya, Israel berencana mengeksploitasi situasi untuk menghilangkan Abbas secara politik dan fisik.

Anggota Komite Eksekutif PLO yang juga Sekretaris Jenderal PFLP, Ahmed Majdalani, juga menyuarakan tuduhan serupa.”Israel ingin menyalin skenario dari pembunuhan mendiang Yasser Arafat,” ujarnya mengacu pada rencana pembunuhan Israel terhadap Abbas.

Namun, media Israel, Arutz Sheva, pada Senin (7/11/2016), menyebut semua tuduhan itu fitnah. Media itu menulis bahwa Otoritas Palestina mengabaikan fakta dari beberapa tim medis soal penyebab kematian Arafat yang tidak disebabkan oleh racun seperti yang dituduhkan terhadap Israel selama ini.

Sementara itu, sebuah editorial media resmi Otoritas Palestina, Al-Hayat Al-Jadida, pada pekan lalu menyebut Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liberman sebagai ”Menteri Kematian Israel”. Editorial itu mengklaim mengutip pernyataan Liberman yang berbicara kepada surat kabar Al-Quds.

”Menyerang (pemimpin PA) Mahmoud Abbas dan menyerukan untuk ‘menggantikannya’ dengan kepemimpinan baru. Siapa pun yang akan kembali dan meninjau apa yang terjadi pada mendiang Presiden Yasser Arafat dapat memahami metode Israel berhadapan dengan pemimpin Palestina secara umum dan dengan pengambil keputusan pada khususnya,” kata Liberman.

“Tidak perlu untuk mengingatkan Palestina dan Israel dari kampanye kejam terhadap Yasser Arafat, sampai dia dibawa untuk dimakamkan setelah diracuni oleh intelijen Israel dan antek tentara bayaran,” lanjut Liberman.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
5 jam yang lalu
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
6 jam yang lalu
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
7 jam yang lalu
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
8 jam yang lalu
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
9 jam yang lalu
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
10 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved