Tutup Kantor AI, Rusia Tuai Kecaman

Kamis, 03 November 2016 - 12:47 WIB
Tutup Kantor AI, Rusia...
Tutup Kantor AI, Rusia Tuai Kecaman
A A A
MOSKOW - Rusia menuai kecaman setelah menutup kantor organisasi kelompok hak asasi manusia Amnesty Internasional (AI) di Moskow tanpa peringatakan apapun. Organisasi sangat kritis terhadap catatan hak asasi manusia Rusia selama 20 tahun membuka kantornya di ibukota Rusia.

Direktur AI Rusia, Sergei Nikitin, melalui akun Facebooknya mengungkapkan keterkejutannya ketika ia menemukan kunci telah berubah dan listrik dipadamkan dari kantornya. "Kantor AI di Moskow ditutup tanpa penjelasan. Kunci telah diganti setelah kunci sebelumnya dirusak di depan pintu," tulisnya seperti dikutip dari Express, Kamis (3/11/2016).

Tindakan pemerintah Rusia ini memicu kecaman dari Direktur AI Eropa, John Dalhusien. "Kami tidak tahu apa yang diinginkan pihak berwenang Moskow sehingga mencegah staf kami masuk ke kantornya," kata Dalhusien.

"Mengingat iklim saat ini untuk masyarakat sipil bekerja di Rusia, jelas ada sejumlah pejelasan yang masuk akal, tapi terlalu dini untuk menarik kesimpulan. Kami sedang bekerja untuk mengatasi situasi secepat mungkina dan sangat berharap ada penjelesan administratif sederhana untuk kemunduran pekerjaan kami ini. Kami 100 persen yakin bahwa kami memenuhi semua kewajiban kami sebagai penyewa," tuturnya.

Tapi dewan lokal kota mengatakan kepada media Rusia kantor tersebut tidak lagi berada di bawah hubunga kontraktual dan AI telah mengabaikan pemberitahuan terkait piutang. Seorang juru bicara menambahkan bahwa kehadiran orang ketiga dalam perjanjian itu ilegal.

Nikitin sebelumnya mengkritik Kremlin karena mengesahkan undang-undang yang memungkinkan organisasi asing dilarang di negara itu jika mereka dipandang sebagai organisasi yang "tidak diinginkan". "Undang-undang itu adalah tanda lain tentang bagaimana seriusnya pihak berwenang Rusia dengan cepat menutup kebebasan mendasar dan pekerjaan kelompok masyarakat sipil yang independen di negara ini," katanya.
(ian)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
1 jam yang lalu
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
2 jam yang lalu
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
9 jam yang lalu
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
10 jam yang lalu
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
11 jam yang lalu
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
13 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved