Penuh Skandal, Media China Cemooh Pilpres AS

Sabtu, 08 Oktober 2016 - 14:17 WIB
Penuh Skandal, Media...
Penuh Skandal, Media China Cemooh Pilpres AS
A A A
BEIJING - Dua surat kabar utama yang dikelola oleh pemerintah China mencemooh pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS). Keduanya menyatakan tidak ada habisnya skandal di sekitar kedua kandidat utama presiden menunjukkan AS tidak punya hak untuk memberikan kuliah tentang demokrasi.

Dalam editorialnya, harian resmi Partai Komunis China Daily People menyebut pilpres AS penuh kekacauan. Hal itu merujuk pada isu terkait pajak yang membelit kandidat presiden Partai Republik Donald Trump hingga kepada skandal email pribadi dan masalah kesehatan calon presiden Partai Demokrat Hillary Clinton.

Menurut Daily People, kedua kandidat sibuk menyerang permasalahan pribadi masing-masing seperti yang terlihat dalam debat presiden pertama lalu. "Semua keanehan ini tidak hanya menunjukkan keadaan jelas politik AS, itu juga menunjukkan secara langsung praktek korupsi dari politik AS," bunyi komentar dalam kolom Zhong Sheng yang berarti Voice China.

"Untuk waktu yang lama, Amerika Serikat telah membual tentang bagaimana pemilu yang demokratis adalah sebuah tanda sistem yang baik dan bahkan telah digunakan untuk sengaja mengkritik sebagian besar negara-negara berkembang. Keyakinian diri yang ekstrem dan arogansi penceramah demokrasi ini harus dikekang," katanya lagi seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (8/10/2016).

Sementara media China lain yang sangat nasionalis, Global Times mengatakan bahwa skandal tersebut menunjukkan tidak ada superioritas dalam demokrasi Barat. "Negara-negara Barat memiliki sistem hukum di tempat untuk mengamankan stabilitas sosial dalam menghadapi kekacauan tersebut, tetapi banyak negara berkembang yang buru-buru belajar dari mereka hanya mendatangkan ketidakstabilan sosial," kata Global Times.
(ian)
Berita Terkait
Hillary Clinton Tuduh...
Hillary Clinton Tuduh Trump Tutupi Epstein Files, Desak Dirilis Total
Trump Cabut Izin Keamanan...
Trump Cabut Izin Keamanan bagi Harris, Clinton, dan Keluarga Biden
10 Skandal Politik yang...
10 Skandal Politik yang Mengguncang AS dalam Setengah Abad Sejak Watergate
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Benarkah ISIS Ciptaan...
Benarkah ISIS Ciptaan Obama dan Hillary Clinton?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Berita Terkini
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
7 menit yang lalu
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
29 menit yang lalu
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
51 menit yang lalu
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
1 jam yang lalu
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
3 jam yang lalu
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved